Pasangan W-Fi Mendaftar, Oknum Petugas DLLAJ Payakumbuh Halangi Wartawan

PAYAKUMBUH – Petugas DLLAJ yang bertugas dalam pengamanan kantor KPU Payakumbuh diduga telah dikerahkan untuk mengintimidasi masyarakat. Hal itu terjadi ketika pasangan Suwandel Muchtar dan Fitrial Bahri (W-Fi) mendaftar ke KPU setempat, Jumat (23/9), banyak yang tidak diperbolehkan masuk ke lokasi yang dikatakan steril itu.

Bahkan wartawan yang meliput proses pendaftaran tersebut juga mengalami hal yang sama. Bahkan sempat terjadi perang urat leher antara wartawan dengan petugas itu.

Salah seorang simpatisan W-Fi Rubiah,  kepada Singgalang, menyesalkan kejadian tersebut. Bahkan tidak segan-segan mengatakan kalau kondisi itu adalah atas permintaan kepala daerah kepada bawahannya untuk menahan setiap gerakan pasangan calon selain dari dirinya.

“Kita menyayangkan kejadian ini. Ada kesan keadaan ini diduga sengaja dikondisikan oleh kepala dinas untuk menjegal calon lain atas permintaan atasannya. Kalau hal ini terus terjadi, kami menjamin hal itu tidak akan mempan,” ujarnya.

Ketua PWI Payakumbuh/Limapuluh Kota yang juga Koordinator Balai Wartawan Luak Limopuluak Yusrizal, juga menyesalkan sikap oknum pegawai DLLAJ Dishub Payakumbuh itu. Menurutnya, sebagai pelayananan masyarakat seharusnya gaya-gaya premanisme itu harus dihilangkan dari instansi pemerintah.

“Sekarang sudah tidak zamannya lagi menggunakan gaya premanisme. Apalagi ini bukan acara yang tertutup untuk umum. Ini adalah alek demokarasi masyarakat Payakumbuh. Jadi sudah seharusnya atasan yang bersangkutan atau kepala dinas untuk bisa menegur atau bahkan memberhentikan stafnya yang tidak menghargai tugas jurnalistik itu. Karena menghalangi tugas jurnalistik adalah pekerjaan melanggar hukum,” ujarnya. (bule)