Pascakebakaran Pasar Ateh, Walikota Tetapkan Tanggap Darurat 1 Minggu

Gubernur Irwan Prayitno,Walikota Ramlan dan Kapolresta Bukittinggi saat meninjau lokasi kebakaran. (gindo)
Gubernur Irwan Prayitno,Walikota Ramlan dan Kapolresta Bukittinggi saat meninjau lokasi kebakaran. (gindo)
BUKITTINGGI – Walikota Bukittinggi H.Ramlan Nurmatias terhitung sejak kebakaran sudah menetapkan tanggap darurat selama 1 minggu ke depan.
Terkait lokasi pasar pihaknya akan mamagarnya, karena saat ini pasar ini  tidak mungkin lagi dipakai.
“Karena itu lebih seribu pedagang yang akan kita pindahkan ke tempat penampongan,”ujar Ramlan, Senin (30/10/2017).
Terkait danaya juga sedang dikaji karena untuk membangun ki0s lebih dari 1.000 unit itu juga akan memakan dana miliaran rupiah.
“Pemerintah daerah secepat mungkin akan mengambil kebijakan dan cepat mengambil sikap untuk penampungan agar bisa korban kebakaran ini bisa berdagang kembali,” sebut Ramlan.

Dikatakan kios yang ada di Pasar Ateh ini ada sekitar 800 kios dan belakangan ada tambahan, diperkirakan ada 900 kios. Sementara di lantai dua diperkirakan habis terbakar, untuk lantai satu ada terbakar di blok C. Ia akan menurunkan tim mendata lebih akurat lagi.

“Memang pasar atas ini sudah dibangun pada tahun 1972 dan diresmikan pak Suharto 1974 dan sudah beberapa kali terbakar. .Kepada pihak yang mengasuransikan pun saya minta menyegerakan penghitungan kerugian dan selesaikan secepat mungkin,” imbuhnya. (gindo/yanti)