Pasien BPJS tak Boleh Dipulangkan dari Rumah Sakit Sebelum Sembuh

 

 Anggota DPR, H Suir Syam bersama Syahrudin, Ketua Kesira dr H Faurizal, dan pejabat lain usai sosialisasi KIE Kreatif dan KB.(ist)

Anggota DPR, H Suir Syam bersama Syahrudin, Ketua Kesira dr H Faurizal, dan pejabat lain usai sosialisasi KIE Kreatif dan KB.(ist)

BATUSANGKAR – Bagi pasien BPJS  yang dirawat di rumah sakit tidak boleh dipulangkan sebelum sembuh. Pihak RS dilarang menyuruh pasien yang baru dirawat tiga atau empat hari pulang ke rumah, apa lagi kondisinya belum pulih seutuhnya.

“Dalam kesepakatan tertulis antara BPJS dan pihak rumah sakit bersangkutan. Kecuali kalau rumah sakit itu tidak bekerja sama dengan BPJS, “terang Anggota Komisi IX DPR H. Suir Syam, Minggu (12/11).

Ia menegaskan hal ini menyusul pertanyaan salah seorang kader BKKBN yang menanyakan, adanya pasien rumah sakit disuruh pihak rumah sakit pulang ke rumah dalam kondisi belum sembuh, padahal baru dirawat empat hari.

Dia mengharapkan pihak rumah sakit mulai direktur hingga para medis mesti memahami peraturan tersebut, sehingga tidak terjadi saling tuntut menuntut ke pengadilan nanti.

“Kalau masih ada masyarakat atau keluarga pasien yang menemukan tindakan sewenang-wenang semacam itu dari pihak rumah sakit, tolong minta surat pemulangan itu kepada pihak rumah sakit. Diminta kepada masyarakat harus berani menanyakan atau menantang pihak rumah sakit, “kata dokter ini di sela-sela sosialisasi KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) Kreatif di hadapan para kader BKKBN di kantor camat Limokaum, baru-baru ini.

Kepala perwakilan BKKBN Sumbar H Syahrudin senang dengan kehadiran anggota DPR H Suir Syam yang mensosialisasikan KIE Kreatif dan program BKKBN,sehingga akan menarik minat ibu-ibu menyemarakkan program KB.

Khusus di Tanah Datar, kata dia, berdasarkan laporan Kadinas PMDPPKB Tanah Datar Adrion Nurdal,peserta KB sudah mencapai 67 persen, dan diharapkan menjelang akhir Desember 2017 ini meningkat. Untuk itu perlu kerja ektra keras dari kader-kader BKKBN untuk merealisasikan target peserta KB itu.

Bupati Tanah Datar diwakili Kadinas PMDPPKB, Adrion Nurdal menilai sosialisasi KIE Kereatif cukup mengena karena aktivitas itu bermanfaat bagi semua pihak terutama kader Bkkbn, peerta KB dan masyarakat. (pendi)