PDM Pabasko Menilai Irman Gusman Dijebak

PADANG PANJANG – Ditangkapnya Ketua DPD RI Irman Gusman oleh KPK pada Sabtu (16/9) dinihari lalu telah memunculkan keprihatinan banyak pihak, tak terkecuali dari tanah kelahirannya, Padang Panjang.

“Kita turut prihatin atas kejadian itu. Bagaimanapun Irman Gusman adalah tokoh Islam, kader Muhammadiyah dan lahir di Padang Panjang,” kata Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pabasko Indra Madi kepada Singgalang, Minggu (18/9).

Indra mengaku mendapat kabar tertangkapnya Irman melalui grup whatsapp Muhammadiyah Sumbar. Ia bersama Ketua PDM Pabasko Abizar Lubis dan pengurus lainnya bahkan menyempatkan diri menonton pemberitaan soal kasus itu melalui televisi.

PDM Pabasko sendiri tidak yakin Irman menerima suap. Mereka justru melihat ada skenario besar untuk menjatuhkannya.

“Sepertinya beliau dijebak. Masak uang Rp100 juta akan diterimanya, sementara kekayaannya Rp31 miliar. Saya kenal dekat beliau, saya tak yakin beliau menerima suap,” ucap Indra.

“Ini musibah sekaligus ujian bagi beliau dan kita semua. Mudah-mudahan beliau sabar menghadapinya. Kita akan mendoakan yang terbaik buat beliau,” katanya lagi.

Salah seorang kerabat Irman di Padang Panjang, Edwar Ridwan juga tidak yakin Irman menerima suap. “Irman kan sudah sering digoyang kedudukannya, bisa saja ini bagian dari skenario menjatuhkannya. Menurut keluarga, Irman sepertinya dijebak,” katanya. (jasriman)