Pecinta Batu Akik dan Permata Bantu Bayi Tersiram Air Termos Panas

Erlis Netlia didampingi Arnis Sun, Fitra Yansa dan Robbi Sanata dari Padang Gemstone Community mewakili pecinta batu akik dan permata se-Indonesia menyerahkan bantuan kepada Reza Vernandes, di RSUP DR M Djamil Padang, Jumat (18/11).  (lenggogeni)
Erlis Netlia didampingi Arnis Sun, Fitra Yansa dan Robbi Sanata dari Padang Gemstone Community mewakili pecinta batu akik dan permata se-Indonesia menyerahkan bantuan kepada Reza Vernandes, di RSUP DR M Djamil Padang, Jumat (18/11).  (lenggogeni)

PADANG – Padang Gemstone Commnity yang diwakili, Erlis Netlia (Nathalia), Arnis Sun, Fitra Yansa dan Robbi Sanata menyalurkan bantuan dari rekan-rekan Pecinta Batu Akik dan Permata se-Indonesia kepada Reza Vernandes, bocah berusia tujuh bulan yang tersiram air termos panas yang dia jangkau saat orangtuanya lengah.

Bantuan senilai Rp3,4 juta itu diserahkan langsung Nathalia yang akrab disapa Net bersama Arnis Sun, Fitra Yansa dan Robbi Sanata kepada ibu si anak, Yanti (24) di RSUP DR M Djamil Padang, Jumat (18/11).
Kepada Singgalang , Net mengatakan, kalau pengumpulan sumbangan ini dimotori Anto Nago Padang. Melalui media sosial, akhirnya terkumpul dana Rp3,4 juta dalam sehari.
“Bantuan ini dikumpulkan dari teman-teman pencinta batu akik dan permata seluruh Indonesia. Mereka ikut merasakan penderitaan dari bocah berusia tujuh bulan itu. Apalagi, Reza Vernandes terlahir dari keluarga kurang mampu, sehingga tergerak hati kami semua meringankan beban mereka,” ucap Robbi Sanata.
Lebih lanjut dijelaskannya, Pecinta Batu Akik dan Permata se- Indonesia sangat peduli dengan situasi sosial dan amal seperti ini.
“Apabila ada membutuhkan bantuan kami, Padang Gamstone Community siap membantunya. Menyisihkan sedikit penghasilan dari penjualan batu akik dan permata untuk mereka yang membutuhkan,” jelas Robbi Sanata.
Kini, dalam Facebook jumlah Pecinta Batu Akik dan Permata se- Indonesia sudah berjumlah 10 ribu. Sementara itu, ada ratusan yang tergabung Padang Gamstone Community.
Reza Vernandes menderita sebagian luka  serius di perut, punggung, pinggang hingga kelaminnya. Peristiwa tragis itu terjadi di kediaman orang tuanya di Jalan
Lingkar Barung-Barung Belantai, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan. Di saat sang ayah Mustafa (36) pulang dari sawah meminta kopi pada istrinya, ibu sianak, Yanti. (nggo)