Pegawai Museum Adityawarman Ditemukan Meninggal di Hotel Bengkulu

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

BENGKULU – Penghuni salah satu hotel di Kelurahan Jembatan Kecil, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu, digegerkan dengan sesosok mayat pria di sebuah kamar hotel nomor 108. Diketahui, mayat tersebut atas nama Asril (55), yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di UPTD Museum Adityawarman, Padang, Sumatera Barat.

Korban yang diketahui tinggal di Teluk Belibi Bunga Kasiap, Kecamatan Lubuk Lenang, Pariaman, Sumatera Barat itu ditemukan pertama kali oleh rekannya, Cipto Burhan (38), warga Jalan WR Supratman No 6B Desa Ampar, Kabupaten Pariaman, Sumatera Barat.

Saat ini, jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu untuk diidentifikasi lebih lanjut.

”Dari olah tempat kejadian perkara, tidak ada tanda-tanda kekerasan di sekujur tubuh korban,” kata Kasat Reskrim Polres Kota Bengkulu, Iptu Eka Candra, Kamis (24/11/2016).

Dari informasi yang dihimpun di lapangan pada Rabu 23 November 2016, korban bersama rekannya menginap di hotel tersebut. Hingga pukul 23.01 WIB, rekan korban, Cipto, masih berkomunikasi dengan korban.

Berselang beberapa jam kemudian, tepatnya sekira pukul 04.31 WIB, Cipto memanggil korban untuk Salat Subuh. Namun, dari dalam kamar, Asril tak menjawab. Setelah beberapa jam kemudian, Cipto kembali memanggil korban. Karena tak mendapat jawaban, Cipto akhirnya masuk dan memegang kaki korban. Setelah diperiksa, ternyata Asrli sudah meninggal dunia. Kedatangan korban ke Kota Bengkulu untuk menghadiri salah satu agenda pameran.

”Keterangan dari rekannya, korban sudah menderita sakit stroke dan gula darah,” tutur Eka. (aci)

agregasi okezone1