Pelari Asal Payakumbuh Ini Rencanakan Bonus PON untuk Bangun Rumah

JAKARTA – Meraih medali di PON XIX Jawa Barat bagi para atlet juga berarti tambahan peluang menyiapkan masa depan. Salah satunya adalah Yulianti Utari, pelari putri jarak jauh Sumatera Barat.

Uang bonus dari hasil pertandingannya untuk membantu keluarga membangun rumah di kampung halaman. “Sekarang lagi bangun rumah di kampung. Alhamdulillah, uang bonus dari PON dikumpulkan dibagi untuk bantu bangun rumah,” katanya.

Dia ditemui usai pengalungan medali PON XIX/2016 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (26/9).

Dara Minang ini merupakan anak tunggal dari pasangan Usmanti dan Yati Marni. Tinggal di Koto Nan Ampek, Payakumbuh, ia kini menjadi tulang punggung keluarga.

“Ayah mantan atlet sepeda dan lari 42 kilo meter. Sekarang sudah sakit-sakitan, jadi Iin lah yang menghidupi keluarga. Setiap menang lomba, ada bonus dibagi ke mama untuk biaya rumah,” kata Iin sapaan akrab Yulianti.

Karir atletik Yulianti sudah dimulai sejak duduk di bangku kelas lima sekolah dasar. Meski seorang atlet, ayahnya tidak mengenalkan dunia olahraga ini kepadanya.

Dara 19 tahun itu mengenal olahraga saat bermain bersama teman sekolahnya ke rumah sang pelatih Predi Kaliman.

Pelatihnya juga yang melatih sang ayah waktu masih berkarir sebagai atlet sepeda dan lari 24 kilo meter. “Sejak SD saya sudah diasuh dan dilatih sama pelatih saya,” kata mahasiswa baru Universitas Negeri Padang ini.

Yulianti berhasil meraih medali perunggu pada nomor lari 1.500 meter dengan catatan waktu 4 menit 33.37 detik. Dia juga meraih perunggu di nomor lari 5.000 meter dengan catatan waktu 17 menit 38.31 detik.(rahmat)

sumber:antara