Pemerintah Naikkan PPN Rokok 0,4 Persen

 

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

JAKARTA – Tarif pajak rokok resmi naik. Kementerian Keuangan telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 207/PMK.010/2016 sebagai perubahan atas PMK nomor 174/PMK.03/2015 tentang cara penghitungan dan pemungutan Pajak Pertambahan Nilai atas Penyeraah Hasil Tembakau.

Atas diterbitkannya PMK tersebut PPN atas penyeragam hasil tembakau naik dari 8,7 persen menjadi 9,1 persen. Naik 0,4 persen.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Suahasil Nazara menjelaskan, besaran 9,1 persen diperoleh berdasarkan kesepakatan bersama.

“Pokoknya yang diputuskan terakhir jadi 9,1 persen karena kalau dipungut secara final artinya di tingkat produsen ratenya bukan 10 persen tapi 9,1 persen,” kata dia usai Rapat Pimpinan di Kementerian Keuangan, Senin (9/1).

Dia menegaskan, dalam membuat sebuah keputusan Kemenkeu terlebih dahulu melakukan diskusi dengan beberapa pihak.

“Kami kalau buat kebijakan kami diskusi. Diskusi itu ada aspirasi ada juga maunya Pemerintah Itu bukan dia mati di situ. Mati itu ketika diputuskan Menkeu, keputusan Menkeu 9,1 persen,” tukas dia. Berdasarkan PMK tersebut, tarif PPN rokok 9,1 persen berlaku sejak 1 Januari 2016. (aci)

agregasi okezone1