Pemilik Sabu Divonis Lima Tahun Penjara dan Denda Rp1 M

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PADANG – Dinilai terbukti memiliki dan menyimpan narkotika jenis sabu-sabu, Ronald Hamingway (35) divonis lima tahun penjara di Pengadilan Negeri Padang, Senin (3/10).

Majelis hakim yang diketuai Leba Max Nandoko juga menjatuhkan denda Rp1 miliar, subsider tiga bulan penjara kepada warga Koto Lua, Teluk Kabung, Bungus Teluk Kabung itu.

“Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Ronal Hamingway dengan pidana penjara selama lima tahun dan denda Rp1 miliar, subsider tiga bulan kurungan,” ujar Leba Max Nandoko saat membacakan amar putusannya.

Hakim menyatakan, perbuatan terdakwa melanggar Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa. Sebelumnya jaksa penuntut umum, Irawati menuntut terdakwa enam tahun penjara dan denda Rp1 miliar, subsider enam bulan kurungan.

Atas putusan itu terdakwa maupun jaksa menyatakan pikir-pikir dulu. Dalam persidangan terungkap kasus ini berawal 31 Mei 2016 lalu. Saat itu polisi menerima informasi dari seseorang yang tidak dikenal bahwa ada penyalahgunaan narkotika di kontrakan terdakwa di Koto Lua.

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi kemudian melakukan penggerebekan dan ditemukan Ronald dan dua temannya sedang duduk-duduk di ruang tamu. Ketika dilakukan penggeledahan terhadap terdakwa dan temannya, tidak ditemukan barang bukti.

Selanjutnya dilakukan penggeledahan di rumah kontrakan tersebut. Polisi berhasil menemukan kotak rokok yang berisikan kotak permen. Dalam kotak permen tersebut ada dua paket sedang sabu dan dua paket kecil sabu. Menurut keterangan terdakwa, barang haram itu dibeli dari seseorang di daerah Panam, Pekanbaru, Riau. (yuki)