Pemprov Incar Penunggak Pajak Mobil Mewah

Ilustrasi (net)

PADANG – Guna meningkatkan pendapatan asli daerah, Pemprov Sumbar akan merazia mobil-mobil mewah yang tidak membayar pajak. Karena potensinya banyak mobil mewah yang tidak membayar pajak.

“Benar, kita akan menyasar semua mobil mewah yang tidak membayar pajak. Kan lucu masih mobil mewah terbeli, tapi pajak tidak mau bayar,” sebut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Sumbar, Zaenuddin, Selasa (5/12/2017).

Dikatakannya, mobil wajib pajak yang dinyatakan mewah apabila pajak kendaraan tersebut diatas Rp4 juta/tahun. Dengan nilai, maka rata-rata untuk jenis Fortuner dan kelasnya ke atas. Selain itu juga mobil-mobil sedan yang memiliki pajak diatas Rp4 juta.

Untuk memastikan razia tersebut berjalan lancar, BPKD Sumbar akan menggandeng sejumlah lembaga yang berkaitan dengan objek pajak tersebut. Diantaranya pihak kepolisian.

“Jika memang nanti ada yang keberatan, kita akan bentuk tim yang berisikan berbagai elemen keamanan didalamnya, seperti kepolisian,”ulasnya.

Diungkapkannya, realisasi penerimaan daerah pajak kendaraan bermotor Sumbar cukup baik. Buktinya dari Januari hingga Oktober, realisasi pajak daerah telah mencapai 111, 84 persen. Dari target Rp 497, 471 miliar yang ditargetkan ke kami, sampai oktober ini sudah terealisasi Rp 556, 378 miliar. Artinya telah tercapai 111, 89 persen dari target yang diberikan. (yose)