Penanganan Mobil Mogok Karena Kehabisan Bensin

Ilustrasi (okezone)
Ilustrasi (okezone)

JAKARTA – Mobil biasanya sudah dilengkapi dengan penunjuk bahan bakar atau indikator berupa lampu dan bunyi untuk memberikan peringatan kepada pengemudi jika volume bahan bakar di tangki sudah minim. Meski demikian, tak jarang pengemudi masih lupa atau abai mengisi bahan bakar.

Kepala Bengkel Auto2000 cabang Ciledung Raja Nami Siregar menegaskan, kehabisan bahan bakar jelas akan membuat mesin berhenti bekerja. Namun hal ini tidak menimbulkan risiko besar bagi kendaraan. Hanya saja pengemudi tentu akan direpotkan jika mobil mogok di jalan.

“Risiko kehabisan bensin, mesinnya akan mogok. Itu saja, tidak ada risiko lainnya,” ujar Raja kepada Okezone.

Setelah mengisi bahan bakar, tambah Raja, pengemudi perlu menunggu beberapa saat sebelum menyalakan mesin. Hal ini dimaksudkan agar bahan bakar mengalir ke sistem pembakaran secara sempurna terlebih dahulu.

Hindari memaksakan men-starter kendaraan dalam kondisi bensin belum sempurna mengalir karena akan berdampak pada komponen lain. “Setelah bensin terisi, posisikan kunci kontak ke ‘On’. Tunggu beberapa saat hingga BBM mengisi komponen sistem bahan bakar dan selanjutnya mesin dapat dinyalakan serta berfungsi normal,” tambah dia.

Jika bensin sudah terisi, namun mesin tetap tidak mau menyala maka perlu diperhatikan komponen penyuplai bahan bakar, yakni karburator atau sistem injeksi. (aci)

agregasi okezone1