Penetapan Paslon, Panwaslih Ancam Gugat KPU Payakumbuh

Ilustrasi. (*)
Ilustrasi. (*)

PAYAKUMBUH – Polemik penetapan pasangan calon yang lolos dalam Pilkada Payakumbuh terus mengelinding. Ketua Panwaslih Payakumbuh Media Febrina, dalam rapat pleno penetapan pasangan calon yang digelar KPU Payakumbuh, Senin (24/10), terang-terangan merasa keberatan dengan penetapan yang telah dilakukan itu.

Pasalnya, salah satu bakal calon walikota Wendra Yunaldi, dinilai Panwaslih tidak memenuhi syarat untuk diloloskan sebagai calon walikota berpasangan dengan bakal calon Walikota Ennadidi Dt. Angguang, karena yang bersangkutan masih mempunyai tunggakan pajak.

“Sesuai PKPU Nomor 9 tahun 2016, salah satu syarat bakal calon tidak tertunggak pajak. Sementara Wendra Yunaldi, sesuai surat konsultasi terakhir yang diterima Panwaslih soal pajak, pagi Senin (24/10) pukul 08.00 WIB, yang dilayangkan Dirjen Pajak yang bersangkutan masih tercatat penunggak pajak,” ujarnya Media, kepada wartawan usai penetapan tiga pasang calon itu. Ia mengaku dalam lima hari kedepan, pihaknya melakukan kajian akan menggugat KPU Payakumbuh.

Sementara itu, Ketua KPU Payakumbuh Hetta Manbayu, ketika ditanya terkait keberatan Panwaslih kepada KPU yang meloloskan Wendra Yunaldi sebagai calon Walikota, mengatakan, KPU sudah menjalani seluruh proses tahapan Pilkada dengan baik dan benar serta sesuai dengan aturan yang berlaku. Termasuk melakukan verifikasi faktual kepada semua pihak dan lembaga terkait.

“Terkait diloloskannya Wendra Yunaldi, KPU sudah melakukan verifikasi faktual serta juga sudah mendapatkan arahan dari KPU RI, untuk dapat melanjutkan pencalonan Wendra Yunaldi sebagai calon Walikota. Karena yang bersangkutan sedang melakukan upaya banding dan belum memiliki ketetepan hukum tetap atau incrakh,” ujarnya.  (bule)