Pengakuan Tersangka Pembunuhan Wanita Muda di Lubeg

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PADANG – Defrizon alias Ade (46) yang ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan terhadap mantan istrinya, Yuli (25) masih diperiksa intensif di Mapolsek Lubuk Begalung, Padang, Senin (24/10).

Di hadapan petugas, tersangka Ade mengaku tega menganiaya mantan istri sirinya itu karena menolak diajak rujuk setelah ditalak tiga sekitar setahun yang lalu.

Awalnya Minggu sekitar pukul 01.30 WIB dinihari ia datang ke kontrakan korban. Ia masuk ke dalam dengan merusak jendela kontrakan tersebut. Sementara korban belum pulang kerja di sebuah kafe di Padang.

Karena tidak mendapati korban di sana, ia keluar dari rumah tersebut. Baru sekira pukul 04.00 WIB Yuli tiba di tempat itu diantar seseorang menggunakan sepeda motor.

Setelah korban masuk ke dalam kontrakannya, tersangka ikut masuk melalui jendela yang sudah dirusak sebelummnya. Korban didapatinya sedang tidur. Ade pun membangunkannya. Saat itulah tersangka membujuk korban agar kembali mau bersatu dalam ikatan rumah tangga.

Namun korban tidak mau dan menurut tersangka sempat memaki tersangka. Mendengar jawaban itu tersangka kalap. Ia ambil dua batu yang berada di dapur dan dipukulkan ke pipi korban.

Tak hanya itu, Ade juga mengambil pisau di dapur dan menusukkan ke leher Yuli. Bahkan pisau samurai kecil yang ada di dalam tasnya juga ditusukkan ke leher korban. Akibatnya Yuli tersungkur di tempat tidur.

Meski korban sudah tak berdaya, Ade belum menghentikan aksinya. Ia tusukan lagi samurai itu ke tubuh wanita yang sudah memberinya seorang anak secara membabi-buta yang mengenai leher dan punggung korban sebanyak 10 kali.

Mengetahui korban sudah tak bergerak, Ade pergi ke kamar mandi untuk membersihkan pisau, batu dan tangannya yang terpercik darah korban. Pisau dan batu tersebut diolesi minyak goreng dan diletakkan kembali ke tempat semula.

Ia pun kabur dari lokasi tersebut menuju sungai di Tarandam untuk membuang pisau samurai kecil yang sempat digunakan untuk menusuk korban.

Dari sana Ade kembali ke rumah istrinya di Jalan Belakang, Ganting Padang Timur untuk istirahat. Sekitar pukul 20.00 WIB ia kembali ke TKP untuk melihat anaknya. Saat itu lah sejumlah polisi menangkap pria paruh baya tersebut.

Menurut Kapolsek Lubuk Begalung, Kompol Asril Prasetya, tersangka akan dijerat dengan Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sebelumnya Minggu sekitar pukul 15.30 WIB Yuli ditemukan tewas oleh sejumlah tetangganya yang curiga korban tak kunjung keluar dari kontrakannya di Gurun Laweh, Lubuk Begalung. (arief)