Pengguna Meningkat Drastis, Stok Pertalite dan Pertamax Habis di SPBU

PADANG – Sejak sepekan terakhir, sejumlah SPBU di Padang, Minggu (18/9) mengalami keterlambatan pasokan Pertalite dan Pertamax. Tidak hanya di padang, di sejumlah SPBU daerah seperti Kabupaten Solok dan Kota Solok, juga kehabisan stok BBM jenis tersebut, yang penyebabnya tidak begitu pasti.

Menurut Eko, salah satu petugas SPBU mengungkapkan, keterlambatan pertalite dan pertamax, tidak begitu diketahui penyebabnya sehingga banyak pengendara antre membeli bensin.

Begitu pula yang diungkapkan seorang petugas di salah satu SPBU kawasan Lubuk Lasih, Kabupaten Solok. Habisnya stok pertalite dan pertamax sudah masuk hari ketiga, pada Minggu (18/9) ini.

“Pengiriman pasokan saat ini mengalami keterlambatan yang berkemungkinan pasokan di SPBU lebih cepat habis dari jadwal yang ditargetkan,” ungkapnya.

Perwakilan Communication & relation Sumbagut Pertamina, Yanti mengungkapkan, untuk saat ini tidak ada kendala pertalite dan pertamax. Sebab stok yang tersedia di TBBM Teluk Kabung masih cukup. Memang terjadi keterlambatan distribusi karena peningkatan jumlah pengguna pertalite dan pertamax, sehingga stok lebih cepat habis dari jadwal yang ditargetkan.

“Saat ini trend pengguna bahan bakar tersebut meningkat drastis saat ini, rata-rata pertamax menghabiskan stok 100 kl/hari dan pertalite 1000 kl/hari. Masyarakat tak perlu kawatir karena BBM jenis tersebut dalam proses pengiriman,” terangnya kepada Singgalang.(rian)