Pengungkapan Ganja di Tanah Datar, Berawal dari Kecurigaan Jasa Ekspedisi

Barang bukti ganja yang sudah diolah menjadi rasa pisang dan mangga. (bakhtiar danau)
Barang bukti ganja yang sudah diolah menjadi rasa pisang dan mangga. (bakhtiar danau)

BATUSANGKAR – Terungkapnya kasus tindak pidana peredaran ganja rasa pisang dan mangga itu berkat laporan jasa ekpedisi (pengiriman barang). Salah seorang petugas jasa ekspedisi curiga menerima kiriman dua paket ganja tujuan Surabaya dari tersangka Gizki. Seterusnya pihak ekspedisi menghubungi Sat Resnarkoba Polres Tanah Datar.

Petugas kemudian datang dan membuka ternyata kedua paket. Ternyata berisi daun ganja kering siap pakai.

Selanjutnya polisi melacak alamat pengirim sekaligus mengamankan tersangka Gizki di rumah mertua. Kemudian  menangkap soni yang mengolah daun ganja kering menjadi rasa pisang dan mangga.

Kapolres Tanah Datar AKBP Irfa Asrul Hanafi, Sabtu (22/10) mengatakan, penangkapan ini merupakan terbesar 2016.

“Saya menghargai Satnarkoba yang bekerja keras mengungkap jaringan tindak pidana narkoba. Ini merupakan keberhasilan masyarakat Tanah Datar “,tekan Irfa.

Penangkapan kasus narkoba Polres Tanah Datar itu, langsung ditinjau Dir Narkoba Polda Sumatera Barat Kombes Pol Kumbul untuk mengetahui lebih jauh sekitar kasus tindak pidana narkoba terbesar tahun ini. (bakhtiar danau)