Perancang Tarian Kolosal Pembukaan STQ XXIV Asal Sumbar

Penari kolosal pembukaan STQ 2017 di Kota Tarakan menunjukan kebolehannya. (yose)
Penari kolosal pembukaan STQ 2017 di Kota Tarakan menunjukan kebolehannya. (yose)

TARAKAN – Meriahnya pembukaan Seleksi Tawatil Quran (STQ) ke XXIV di Kota Tarakan, Kalimantan Utara ternyata hasil karya putri Minang. Lulusan Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang itu menjadi kareografer tari kolosal kisah Umar Bin Khatab.

Adalah, Siska Aprisia dari Sanggar Ranah Batuah Group. Kareografer asal Sumbar ini diketahui setelah protokol mengumumkan, bahwasanya tarian itu dirancang oleh Siska Aprisia asal Sumbar.

Dari penelusuran Singgalang, Siska Aprisia adalah asal Kota Pariaman, sekarang sedang menempuh studi pascasarjana di ISI Padang Panjang. Dalam menggarap tarian ini Siska menggunakan Sanggar Ranah Batuah Group.

“Kita ikut bangga dengan hasil karyanya, karena juga mngharumkan nama Sumbar,”sebut Kepala Bagian Bina Mental, Biro Bintal dan Kesra Setdaprov Sumbar, karimis Minggu (16/7).

Dalam tarian kolosal ini, Siska melibatkan sebanyak 150 anak dari berbagai sekolah di Kalimantan Utara. Selain itu, juga bekerjasama dengan sanggar budaya lokal, yakni Sanggar Tari Tidung Taka.

Tarian kolosal tersebut ditampilkan pada puncak pembukaan, setelah acara kembang api. Anak-anak SMA tersebut menampilkan kisah Khalifah Umar Bin Khatab dalam membela agama Islam di zamannya.

Para penari membuat suasana membawa seolah-olah berada di padang pasir dimana Umar Bin Khatab dikisahkan. Penonton yang juga hadir, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin terpana.

“Kami juga tidak menyangka yang buat tarian ini dari Sumbar, enak disaksikan,” sebut Syahrul (34), asal Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kaltara. (yose)