Penuhi Kebutuhan Masyarakat Korban Banjir

Warga Kota Solok menyelamatkan kasur dari banjir. (oky)
Warga Kota Solok menyelamatkan kasur dari banjir. (oky)

PADANG – Anggota DPRD Sumatera Barat Irwan Afriadi mengingatkan agar kebutuhan masyarakat yang menjadi korban banjir di beberapa kabupaten/kota di Sumbar harus tetap terpenuhi. Pemenuhan kebutuhan ini menjadi kewajiban yang harus dilakukan pemerintah kabupaten/kota setempat dan juga pemerintah provinsi.

“Pemerintah setempat harus memperhatikan kebutuhan masyarakat yang terkena banjir seperti di Kota Solok, Kabupaten Solok, Solok Selatan serta daerah lainnya,” ujar Anggota DPRD Sumbar, Irwan Afriadi, Senin, (9/1).

Kebutuhan utama yang harus dipenuhi yakni obat-obatan, air bersih, makanan dan pakaian. Sehingga masyarakat yang menjadi korban banjir bisa jauh dari penyakit. Namun, dia menegaskan bukan hanya itu saja, kebutuhan pendidikan anak-anak korban banjir juga harus dipenuhi.

“Tidak hanya kebutuhan sehari-hari saja, hak dasar anak untuk tetap mendapat pendidikan juga harus dipenuhi,” katanya.

Menurutnya aktivitas pendidikan formal di sekolah bagi anak pengungsi banjir tentunya terganggu karena adanya bencana. Namun bukan berarti pendidikan harus terhenti. Halini bisa diatasi dengan mendatangkan relawan pendidikan untuk memberikan pelajaran formal dan informal di tempat pengungsian.

“Sekolah di daerah bencana pasti diliburkan. Tapi relawan pendidikan bisa didatangkan ke pengungsian,” ujarnya.

Untuk diketahui, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Pagar Negara mengatakan ada sebanyak 6.480 orang yang terkena dampak banjir dan longsor pada 11 kabupaten/kota. Hal ini dikarenakan hujan deras yang mengguyur daerah tersebut beberapa terkahir ini. Jumlah itu pun berkemungkinan bertambah karena petugas di lapangan masih melakukan pendataan. Belum lagi ditambah ada daerah yang mengalami banjir lagi.

Data sementara, daerah yang mengalami bencana longsor dan banjir adalah Kabupaten Solok, Kota Solok, Pesisir Selatan, Limapuluh Kota, Agam, Padang Panjang, Mentawai, Pasaman, Pasaman Barat, Solok Selatan, Kota Bukittinggi.(Titi)