Perketat Subsidi, Menteri Susi Prioritaskan Nelayan Kapal 10 Gt

 

Kapal Nelayan. (rahmat zikri)
Kapal Nelayan. (rahmat zikri)

JAKARTA – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengungkapkan, akan memperketat pemberian subsidi bahan bakar kepada para nelayan. Pemberian subsidi ini akan dilakukan berdasarkan berat kapal.

Menurutnya, subsidi sebelumnya diberikan kepada kapal dengan bobot di bawah 30 gross ton (gt). Namun, pemerintah hanya akan memberikan subsidi bagi kapal dengan bobot 10 gt.

“1,2 juta kiloliter subsidi BBM kita tidak akan berikan kapal di bawah 30 gt, tapi jadi di bawah 10 gt. Kalau sekarang dibilangnya di bawah 30 gt, itu kapal besar yang markdown,” kata Susi di Gedung Bina Graha, Jakarta, Jumat (21/10/2016).

Menurut Susi, kebijakan ini dilakukan agar subsidi nelayan diberikan lebih tepat sasaran. Sebab, nelayan kecil selama ini juga menjadi sasaran program bagi pemerintahan Jokowi-JK.

Tak hanya itu, Susi pun juga memberikan kemudahan bagi nelayan kecil lainnya dalam hal birokrasi. Nelayan kecil dengan kapal di bawah 10 gt tak perlu membuat surat izin tangkap ikan dan prosedur lainnya.

“Sebetulnya saya sudah buat edaran untuk kapal di bawah 10 gt untuk tidak perlu membuat izin tangkap dan sebagainya. Tapi di daerah belum berjalan. Presiden memerintahkan untuk dibuat inpres agar kapal di bawah 10 gt tidak perlu izin. Karena sulit harus ke kabupaten yang bahkan pulaunya berbeda,” tutupnya. (aci)

agregasi okezone1