Berita Singgalang | Padang

Perlu Pemahaman Budaya Sejak Dini

Tanggal 02 May 2013

SD CITRA ALMADINA GELAR PRAKTIK BAM

PADANG – SD Citra Almadina, menggelar praktik ujian Budaya Alam Minangkabau (BAM), yang diintegrasikan dengan pembelajaran Bahasa Indonesia, Rabu (1/5) di sekolah mereka. Menariknya, puluhan murid sekolah yang terletak di Jl. Purus I No.8 Padang itu, memperagakan pakaian adat Minangkabau. Tema yang diangkat tahun ini “Kaba Manyampaikan Pasan”.
“Seni Sastra Minangkabau salah satunya adalah kaba, yang ditulis dalam Bahasa Minang yang menceritak kehidupan orang Minang masa lalu. Terkait itu, anak-anak secara bergantian terlibat langsung menyampaikan kaba dalam cerita ‘Anak Lahia Mandeh Bajalan’,” kata Kepala SD Citra Almadina, Rimita Ningsih, kepada Singgalang, kemarin.
Menurutnya, kegiatan selain praktik mata pelajaran, juga semacam proteksi terhadap pesatnya perkembangan teknologi dan memudarnya nilai-nilai budaya. “Kita khawatir anak-anak kita hari ini tak lagi mengenal budayanya sendiri,” ucap Rimita.
Soalnya, saat ini, banyak anak-anak tak lagi menggunakan Bahasa Minang sebagai bahasa ibu dalam keseharian mereka. “Makanya, sekolah mengambil tema ini dengan harapan agar murid bisa tetap menggunakan Bahasa Minang dan tetap mempertahankannya,” katanya.
Hilda Fitri, salah seorang orangtua murid, kontan menyambut baik acara tersebut. “Ini sebuah terobosan. Kita harus melestarikan budaya Minangkabau di tengah kian kuatnya gangguan budaya luar yang mesti kita berikan edukasi kepada anak-anak sejak dini. Makanya, apa yang dilakukan Citra Almadina perlu diapresiasi,” ujarnya.
Sementara, Ketua Yayasan Pendidikan Citra Al Madina, Hj. Emma Yohanna, sejak lama selalu menekankan pentingnya pemahaman budaya Minangkabau sejak dini kepada anak-anak. Menurutnya, praktik langsung kepada anak-anak seperti ini, jelas akan membangun pengetahuan baru.
Hadir pada kesempatan itu, Kepala UPTD Pendidikan Padang Barat Syafrizon, Pengawas Misnalitim dan Mulyanti. Menurut mereka, kegiatan tersebut jelas sebuah langkah yang baik dilakukan sekolah dalam mengenalkan budaya daerah, sesuai muatan kurikulum yang dikembangkan berdasarkan potensi yang ada. (007)

Leave a Reply

 
Advertise Here
Advertise Here

Pojok

  • + Gagal pemilu,
    Caleg diceraikan isteri
    - Malang bana nasib, kursi empuk ndak dapek, bini cigin lo
    + Anang tak ambil pusing soal
    perolehan suara
    - Bini si nan dek lai tantu iyo. Kok indak cigin lo mah