Pertemuan Ulama Internasional, Walikota Padang Bantah tak Libatkan MUI

Walikota Padang Mahyeldi (net)
Walikota Padang Mahyeldi (net)

PADANG – Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah membantah tidak melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada pertemuan ulama dan da’i se Asia Tenggara Afrika dan Eropa di Padang.

Mahyeldi mengatakan, sebelum iven ini diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemko) Padang telah berkordinasi dengan MUI dan organisasi keagamaan untuk mensukseskan acara pertemuan ulama dan da’i yang ketiga ini.

“Kami melibatkan ‎MUI Padang dalam kepanitian pada iven ini. Selain itu, kami juga mengundang MUI Sumbar,” kata Mahyeldi kepada wartawan, pada saat pembukaan pertemuan ulama dan da’i se Asia Tenggara Afrika dan Eropa di Masjid Raya Sumbar, Senin (17/7).

Mahyeldi mengatakan,‎ selain telah berkordinasi dengan MUI pihaknya juga telah menyebarkan undangan sejak tanggal 6 Juli 2017 lalu kepada MUI Sumbar untuk mengirimkan peserta.

“Kami telah melayangkan undangan kepada MUI Sumbar dan juga telah melibatkan MUI Padang sebagai panitia dalam event ini,” ujar Mahyeldi.

Dikatakan, selain melibatkan dan mengundang MUI pihaknya juga telah ‎mengundang organisasi keagamaan yang ada di Kota Padang atau Sumatera Barat. “Kami juga mengundang semuanya untuk menghadiri event ini,” katanya.

Dikatakannya, ‎tidak mungkin pihaknya akan melupakan organisasi keagamaan dalam event yang bertajuk mempersatukan umat tersebut.

“Peserta dari seluruh Indonesia juga kami undang melalui MUI yang undangannya sudah kami sebar,” ujarnya.

Mahyeldi berharap dengan adanya event tersebut tidak terjadi timpang tindih antara Pemko Padang dengan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan.

“Kami berharap, jangan ada timpang tindih antara Pemko Padang dengan keorganisasian yang ada di Sumbar. Mudah-mudahan tujuan acara ini tercapai,” katanya. (deri)