Pilkada di Sumbar, 13 Bapaslon Sudah Mendaftar

KPU (net)

PADANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) di empat daerah di Sumatera Barat yakni Padang, Padang Panjang, Sawahlunto dan Kota Pariaman, Kamis (11/1) pukul 00.00 menutup “kedai.”

Sejak itu tidak ada lagi pendaftaran bagi pasangan yang ingin maju di pemilihan kepala daerah 2018.

Dari penutupan pendaftaran tadi malam, ada 13 bakal pasangan calon kepala daerah yang akan bertarung di pilkada.

Selanjutnya berkas pendaftaran ke 13 bapaslon itu akan diverifikasi KPU tentang syarat dukungannya.

Jika ada syarat yang kurang, KPU akan meminta bapaslon untuk memperbaikinya.

Menjadi menarik ketika pasangan yang menang di 2014 “bercerai” lalu sama-sama bertarung memperebutkan kursi no 1 Padang.

Di Padang Panjang ada empat bapaslon yang kemungkinan bertarung. Yakni Hendri Arnis – Eko Furqani, Mawardi – Taufik, Rafdimeri- Ahmad Fadly dan Fadhly Amran – Asrul.

Di Kota Pariaman, Genius Umar -Mardison. Duet ini akan berebut menang dengan dua pasangan lainnya Mahyudin – M Ridwan dan Dewi Ftiri Deswati – Pebrisal.

Sawahlunto juga tidak kalah seru. Ada tiga pasang bakal calon yang mendaftar. Ali Yusuf – Ismed, Fauzi Hasan – Dasrial Ery dan Deri Asta – Zohirin.

Dari Padang ada tiga pasangan yang yang mendaftar. Mahyeldi dan Emzalmi terpaksa “bercerai”.  Mahyeldi memilih Hendri Septa. Sedangkan Emzalmi berduet dengan entreprenuer Desri Ayunda. Lalu ada pasangan suami isteri Syamsuar Syam – Misliza. Pasangan independen ini mencoba ‘mendobrak’ tradisi pilkada. (aci)

Loading...