Pilkada, Wendra – Ennaidi Disebut Kuda Hitam

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PAYAKUMBUH – Keikutsertaan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh Wendra Yunaldi-Ennaidi Dt Angguang, disebut-sebut sebagai sosok kuda hitam. Maklum, kompetitornya, merupakan kandidat incumbent wako dan wawako.

“Wendra dan Ennaidi, adalah pasangan pilihan, setelah dua pasang kompetitornya, yakni Riza Falepi-Erwin Yunas (incumbent Wako) dan Suwandel Mukhtar -Fitrial Bachri (incumbent wawako), juga maju,” kata Yudilfan Habib.

Habib yang merupakan aktivis LSM Peduli Luak Limopuluah, justru menaksir, Pilwako Payakumbuh 2017 mendatang, akan penuh kejutan. “Ketika Riza Falepi dan Suwandel saling menyerang, Wendra justru tampil dengan sosok muda dan dianggap bersih,” kata Habib.

Anggapan masyarakat, tentunta ada sebab. Wendra, sejauh ini belum pernah menjadi pejabat publik. Beda dengan Riza maupun Suwandel, kakok tangannya sudah dirasakan masyarakat. “Artinya, Wendra muncul sebagai pembeda. Ini juga diuntungkan, dengan sosok wakilnya yang berlatar belakang birokrat,” tutur Habib.

Kepada Singgalang, Wendra Yunaldi mengaku, maju di Pilwako bukan untuk ambisi pribadi. Namun, lebih kepada perjuangan terhadap nilai kebangkitan Payakumbuh lebih maju. “Kami, maju lewat jalur independen. Artinya, dukungan rakyat sudah jauh hari menghantarkan kami,” kata Wendra.

Oleh sebab itu pula, Wendra mengaku, sudah menyusun beberapa langkah, untuk bersama-sama dengan ribuan relawannya, memenangkan Pilwako nanti. (bayu)