Polda Sumbar Bentuk Tim Khusus Berantas Pungli

Polda Sumbar (dok)
Polda Sumbar (dok)

PADANG – Intruksi Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk memberantas pungutan
liar (pungli), baik di tubuh Polri maupun di tempat pelayanan  publik lainnya, ditangapi serius Polda Sumbar dengan membentuk tim khusus.

Kapolda Sumbar, Brigjen Basarudin, melalui Kabid Humas, AKBP Syamsi  kepada Singgalang kemarin menyatakan pihaknya siap memberantas pungli, baik di tubuh Polri maupun instansi pelayanan publik  lainnya.

Menindaklanjuti intruksi Kapolri itu, Polda Sumbar telah membentuk  tim untuk pemberantasan pungli tersebut. Tim yang diketahui perwira  menengah itu langsung bekerja dengan melakukan sidak ke  tempat-tempat pelayanan publik.

“Iya, Polda telah membentuk tim, mudah-mudahan tim tersebut dapat  bekerja dengan baik,”ujar Syamsi.

Dikatakan selain membentuk tim khusus, Kapolda juga akan melakukan  sidak ke tempat-tempat yang sarat terjadinya pungli. Sejumlah  pelayanan publik yang rawan pungli adalah, tempat pengurusan STNK,  BPKB, pengurusan berbagai sertifikat, pengurusan jenazah di  kuburan, pengurusan kartu tanda penduduk (KTP) dan urusan lain yang  berhubungan dengan pelayanan publik.

Dengan adanya operasi pemberantasan pungli (OPP), diharapkan  praktik ilegal itu bisa dihilangkan atau bisa ditekan semaksimal  mungkin.

Ini bertujuan agar setiap badan atau instansi yang menyelenggarakan pelayanan publik bersih dari tindakan korupsi. “Inilah yang  diharapkan Pak Kapolri, “ujar perwira menengah tersebut.

Intruksi pembentukan tim khusus itu setelah ditemukannya enam pelaku pungli di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) oleh Mabes  Polri.