Polisi Kantongi Nama-nama Terduga Dalang Bentrok di Harau

Kapolres Limapuluh Kota AKBP Haris Hadis (bayu)
Kapolres Limapuluh Kota AKBP Haris Hadis (bayu)

LIMAPULUH KOTA – Polres Limapuluh Kota segera tetapkan tersangka kerusuhan di areal perbukitan Air Suci, Pilubang, Harau, Minggu (10/9).

Insiden itu menyebabkan seorang warga Erwin Saputra (34) tewas, dan dua orang luka-luka yakni Tedi Sutendi, anggota DPRD setempat serta adiknya Tito alias Pito.

“Dalam waktu dekat, ya pekan ini, kita tingkatkan ke penyidikan (penetapan tersangka,-red),” kata Kapolres AKBP Haris Hadis, Senin (11/9).

Ia mengaku tidak mengalami kesulitan dalam menetapkan tersangkanya. “Kita sudah kantongi nama-nama terduga pelakunya. Jadi, sejak kemarin pas kejadian, sampai tadi malam, sudah 10-an saksi kita panggil. Kita periksa,” tuturnya didampingi Kasat Reskrim AKP Anton Luther.

Selain memintai keterangan saksi dari kedua kubu yang gaduh dan diduga terlibat perang senjata, Kapolres juga menyebut, pihaknya telah mendapatkan pula bukti-bukti audiovisual dari lokasi kejadian. “Ada beberapa rekaman, cuplikan baik sebelum maupun saat peristwa itu,” tegasnya.

Sehari setelah peristiwa berdarah itu polisi menemukan senjata tajam milik korban Erwin Saputra di semak belukar kawasan perbukitan Air Suci, batas Pilubang, Taram dan Sarilamak, Kecamatan Harau. “Senjata tajam ini, kita duga melukai Tedi Sutendi dan Tito alias Tito,” tutur Anton Luther.

Sementara jenazah Erwin sudah dikebumikan pihak keluarga tadi pagi, setelah sebelumnya sempat diotopsi di RS Bhayangkara Padang. (bayu)