Prasetyo: Tak Mudah Temukan Dokumen TPF Kasus Munir

Jaksa Agung HM Prasetyo (antara foto)
Jaksa Agung HM Prasetyo (antara foto)

JAKARTA – Jaksa Agung Muhammad Prasetyo mengaku kesulitan dalam menelusuri keberadaan dokumen hasil Tim Pencari Fakta (TPF) kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib.

Dokumen tersebut diketahui hilang di Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg). “Kami masih terus menelusuri, tampaknya enggak mudah juga mendapatkan dokumen itu. Karena timnya sudah bubar kan. Kita sedang mencoba menghubungi satu per satu,” kata Prasetyo di Kompleks Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (21/10).

Prasetyo berharap kepada pihak-pihak yang menyimpan dokumen hasil temuan TPF Munir segera menyerahkan kepada Kejaksaan Agung. “Sekali lagi saya katakan tidak mudah tampaknya. Makanya saya berharap siapa pun yang menyimpan dokumen itu bisa segera menyerahkan pada kita untuk selanjutnya kita bisa dalami, bisa mempelajari dan bisa mengambil sikap,” katanya.

Pihaknya mengaku selama ini, kejaksaan tidak pernah mendapatkan dokumen tersebut. “Justru kejaksaan pun tidak pernah dapat dokumen itu. Kita sudah cari di sini tidak ada. Kalau ada kan tidak perlu kita cari ke sana ke sini. Sekarang coba tanya ke tempat lainlah, tolong wartawan bisa membantu kita untuk menelusuri di mana adanya dokumen itu,” lanjutnya.

Setelah selesai melaksanakan tugasnya pada 2005, hasil TPF sudah diserahkan saat pemerintahan SBY. Namun belakang, Kemensetneg mengaku tidak memiliki dokumen tersebut.(aci)

agregasi okezone1