PT Angkasa Pura II BIM Gelar Pameran Foto Budaya

GM PT Angkasa Pura II BIM, Suparlan menjelaskan sebuah foto kepada GM PT AirNav Indonesia, Awan Kusnawan dan Ketua AOC Yudo. (yuni)
GM PT Angkasa Pura II BIM, Suparlan menjelaskan sebuah foto kepada GM PT AirNav Indonesia, Awan Kusnawan dan Ketua AOC Yudo. (yuni)

PARIK MALINTANG – PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menggelar pameran foto dengan tema budaya dan landscape Ranah Minang di areal kedatangan bandara, Kamis (17/8).

Kegiatan yang akan berlangsung hingga Jumat (18/8) itu bagian dari peringatan Hari Jadi PT AP II ke-33 tahun dan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 tahun.

General Manager PT AP II BIM, Suparlan menyebutkan, kegiatan itu dilaksanakan sebagai bagian dari upaya perusahaan yang dipimpinnya memberikan ruang kreativitas bagi seniman atau fotografer di daerah ini. Di sisi lain, lewat foto, para pengguna jasa bandara, terutama mereka yang baru ke Sumatera Barat dapat mengetahui seluk beluk Ranah Minang tanpa harus mendatangi tempat itu satu per satu.

“Jadi lewat foto kita beri informasi atau pengetahuan kepada mereka tentang Ranah Minang yang memiliki banyak potensi,” katanya didampingi Kadiv Yan Ops, Alzog Pendeta Budi, Kadiv Adkom, Firmanheri, dan lainnya.

Suparlan berharap, hal itu akan menjadi kenangan tersendiri bagi pengunjung bandara kebanggaan urang awak ini. Tentunya ke depan, pengguna jasa bandara ini juga dapat menyambang keindahan Ranah Minang dan budayanya nan beragam.

Ketua Panitia Pameran Foto, Fendrik Sondra menyebutkan, foto yang ditampilkan merupakan hasil karya para fotografer yang tergabung dalam komunitas fotografi di Sumbar. Sedikitnya ada 100 foto yang ditampilkan di pameran tersebut.

“Namun, karena space terbatas, kami tampilkan 50 foto secara bergantian selama dua hari ini,” jelasnya.

Ketua Airlines Organizing Committe (AOC), Yudo mengapresiasi kegiatan yang dilakukan PT AP II BIM.

“Ini gebrakan yang sangat bagus,” katanya.

Dia berharap kegiatan serupa akan terus dilaksanakan di sana, sehingga Sumbar semakin dikenal masyarakat luar daerah ini yang datang dan pergi lewat bandara tersebut.  (yuni)