Puncak Hoyak Tabuik, Ribuan Orang Sesaki Pariaman

 Dua tabuik dihoyak sebelum dibuang ke laut di Pantai Gandoriah, Pariaman, Minggu (1/10). (tomi syamsuar)
Dua tabuik dihoyak sebelum dibuang ke laut di Pantai Gandoriah, Pariaman, Minggu (1/10). (tomi syamsuar)

PARIAMAN – Minggu (1/10) Pariaman dipenuhi lautan manusia. Mereka datang dari berbagai penjuru daerah baik dari Sumbar maupun provinsilainnya. Titik pusat tujuannya adalah Pantai Gandoriah, karena di sanalah Pesta Budaya Hoyak Tabuik di laksanakan.

Paginya, sebelum tabuik di hoyak di tepi pantai, diawali dengan prosesi tabuik Naik Pangkek. Ke dua tabuik, tabuik pasa dan tabuik subarang bergerak dari rumah tabuik masing-masing menuju Simpang Tugu tabuik di Kampung Cino.

Hadir dalam Pesta Budaya Hoyak Tabuik 2017, Wakil Gubernur Sumbar H. Nasrul Abit, Walikota Pariaman Mukhlis R, Kapolres Pariaman AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto, Dandim 0306 Pariaman, Letkol. Arh. Hermawansyah, Forkompida, undangan dan lainnya.

Mukhlis R mengatakan Hoyak Tabuik ini setiap tahun di laksanakan. Setiap masuknya tahun Muharram. Menjelang acara puncaknya, Minggu kemaren, ada empat prosesi yang dilakukan, mulai dari maambiak tanah, manabang bastang pisang, maatam dan maarak jari-jari serta maarak saroban.

Pariaman sangat intens mengembangkan destinasi. Adapun destinasi yang di lakukan itu adalah membenahi Pantai dan Pulau. Karena inilah Sumber Daya Alam (SDA) yang bisa di garap oleh Pemko Pariaman. Untuk mengembangkan destinasi itu,

Sementara Nasrul Abit mengatakan, Pemprov Sumbar sangat mendukung daerah yang menyeddiakan anggarannya untuk pengembangan sektor pariwisata. Di Sumbar baru tujuh daerah yang menganggarkan dana yang cukup untuk pengembangan destinasi wisata.

“Bila konsep dan perencanaan matang, daerah menyediakan anggaran 60 persen dan Pemprov akan bantu 40 persen,” tukasnya. (agus)