Putu Mengaku Tak Tahu Uang di Rekeningnya Kiriman Yogan

I Putu Sudiartana  (antara foto)
I Putu Sudiartana (antara foto)

JAKARTA – Mantan Anggota Komisi III DPR RI, Putu Sudiartana memberikan kesaksiannya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Ia dihadirkan untuk menerangkan kasus dugaan suap proyek 12 ruas jalan di Sumbar dengan terdakwa pengusaha bernama Yogan Askan.

Dalam kesaksiannya,‎ Politikus Partai Demokrat tersebut mengakui adanya dana segar yang mengalir ke rekeningnya. Namun, ia mengklaim tidak mengetahui bahwa uang tersebut sebagai praktik suap.

“Awalnya saya tidak tahu kalau itu dari Pak Yogan, saya kira itu uang hasil jual tanah di Bali,” ujar Putu saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Rabu (12/10)

‎Putu pun memaparkan, sejumlah dana segar tersebut diterima melalui stafnya. Ia menanggap, duit yang diterimanya itu adalah hasil jual beli tanah di daerah Bali.

Selanjutnya, uang tersebut pun digunakan Putu untuk membayar sejumlah keperluan dengan cara mentransfer ke rekening kerabatnya melalui‎ stafnya bernama Novianti.

Putu menyebut, baru mengetahui bahwa uang tersebut berasal dari pengusaha Yogan usai Novianti mengirimkan sejumlah nomor rekening kepada Yogan Askan. Atas dasar tersebut, ia meminta Novianti segera mengembalikan uang tersebut ke Yogan.

“Saya bilang sama Novi untuk cepat kembalikan uang ini. Waktunya hanya satu bulan. Saya katakan kamu (Novi) nanti akan berhadapan dengan hukum, makanya cepat kembalikan,” ungkap Putu.

Meski demikian, sebelum uang tersebut dikembalikan ke Yogan Askan jajaran KPK sudah terlebih dahulu menangkapnya.(aci)

agregasi okezone1