Toko Taki
Menu Click to open Menus
Toko Taki
Home » Olahraga » RAIH EMAS PON : Futsal Sumbar Jawara Sejati

RAIH EMAS PON : Futsal Sumbar Jawara Sejati

(111 Views) September 17, 2012 8:22 am | Published by | No comment

TEMBILAHAN — Tim futsal Sumatra Barat menjadi juara sejati Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012. Tim yang dimanejeri H. Yasman Yanusar itu, merebut medali bergengsi tanpa terkalahkan. Pantaslah para duta Minangkabau itu disebut juara sejati dan sangat pantas pula mereka diberi reward.

FOTO BERSAMA

Tim futsal berhak medali emas, setelah dalam partai pamungkas di GOR Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Sabtu (15/9), Randi ‘Akank’ Satria Mushar dan kawan-kawan mengalahkan tim DKI Jakarta. Tidak tanggung-tanggung, tim asal ibukota itu dibabat anak asuhan trio pelatih Syafrianto Rusli, Robby Mariyandi dan Zulmaidi Ben dengan skor cukup telak, 6-2 (3-0). Skor yang suguh diluar dugaan banyak orang. Sebab, tim DKI seratus persen diperkuat pemain nasional (Timnas) futsal Indonesia.
Di samping itu, dalam tujuh laga yang dijalani selama mengikuti cabang futsal PON, tim kembanggaan masyarakat Sumatra Barat itu, tanpa kehilangan poin alias meraih angka sempurna. Jadilah mereka pantas disebut jawara sejati.
Pada pertandingan sore itu tim futsal Sumbar yang mendapat dukungan 75 persen dari sekitar 5 ribu penonton yang memadati GOR Tembilahan, termasuk beberapa pengurus KONI Sumbar di antaranya Waketum I Syaiful, Hariyanto Sindra (konselor), Firdaus (Kabid Medprov) serta para wartawan yang sengaja datang ke Tembilahan dari Pekanbaru membuat tampilan anak-anak didik H. Yasman Yanusar bagaikan banteng ketaton.
DKI Jakarta yang ditakuti beberapa tim peserta PON, dibuat tidak berkutik hampir sepanjang pertandingan. Di babak pertama saja Yudhi Fatra cs., sudah unggul 3-0. Skor fantastis dalam sebuat laga puncak.
Sebelum kedudukan akhir 6-2 untuk tim Tuah Sakato. Skor tersebut sangat di luar perkiraan. Tetapi itu, sebuah kenyataan. Sampai-sampai pelatih DKI Jakarta, Robby Hartono mengaku bingung menghadapi tim Sumbar. “Saya bingung menghadapi tim Sumbar. Diajak bermain cepat, mereka tambah lebih cepat. Diajak main lambat, mereka lebih sabar. Sehingga membuat para pemain kami, kebingungan,” aku Robby Hartono, pelatih timnas senior saat jumpa pers usai pertandingan.
Pengakuan sama juga dilontarkan pelatih Jawa Barat, Panca kepada Singgalang ketika bertemu saat jamuan di kantor bupati malam harinya. “ Sumbar satu-satunya tim yang paling hebat di PON ini. Semua tim sangat kesulitan untuk menghentikan mereka. Tidak salah kalau Sumbar disebut juara sejati. Sumbar meraih medali emas PON tanpa terkalahkan,” ujar Panca yang mengaku tidak habis pikir dengan kekuatan tim futsal Sumbar.
“Ya, pantas saja Sumbar meraih medali emas. Mereka tim paling siap, mental maupun fisik serta para pemainnya juga syarat pengalaman. Ini semua berkat andil besar Pak Haji (H. Yasman Yanusar-red maksudnya),” tuturnya.
Panca pantas berkata demikian, pasalnya, sehari sebelumnya saat semifinal timnya dibuat oleh Rahmad ‘Pencet’ Budiman kecewa berat. Unggul 5-4 di babak perpanjangan waktu tinggal 27 detik, tim Sumbar bisa mengejar ketinggalan dan akhirnya justru menang 6-9 lewat adu penalti.
Saat menghadapi DKI justru tampilan apik diperlihatkan Yudhi Fatra yang sehari sebelumnya tak bisa tampil karena cedera. Di final Yudhi menbuat empat gol masing-masing menit 9, 11, 19 dan 22. DKI bisa membalas dua gol melalui Hairul Saleh Ohorella menit 26 dan Socrates Matulessy menit 28. Namun, setelah itu, Randi ‘Akank’ Satria menambah dua gol untuk Sumbar, menit 38 dan pertandingan tinggal 13 detik lagi.
Raihan medali buah bibir di cabang olahraga futsal tersebut mendapat apresiasi dari kontingen Sumbar dan perantau di Tembilahan maupun dari Jakarta dan Bukittinggi. Selain menejer H. Yasman yang untuk ketiga kalinya mengalirkan bonus masing-masing Rp10 juta. Ujang Hilman (Bukitinggi) Rp3 juta, H. Yan (Jakarta) Rp1 juta tiga kali, Ketua kontingen H. Syahrial Bakhtiar menambah bonus Rp10 juta serta Ketua PSSI Sumbar Toto Sudibyo Rp25 juta (Rp10 juga saat lolos ke final dan Rp15 juta setelah jadi juara).
Sedangkan perantau Tembilahan asal Batusangkar, Gustamam, pengusaha bergerak di bidang pertanian, peternakan, travel dengan nama ‘Popomaldini’ tersebut mentraktir makan malam selama dua hari kepada rombongan tim Sumbar. Dia bersama perantau lainnya juga mengumpulkan bonus sebesar Rp5 juta.
Kemarin saat tim sampai Pekanbaru dijamu makan siang oleh Sekdaprov Ali Amran. Sekadprov bersama nyonya juga menyerahkan bonus sebesar Rp15 juta atau ditambah Rp10 juta dari KONI sehari sebelumnya seluruhnya menjadi Rp25 juta. Bonus tersebut usai makan siang dan foto bersama diserahkan Ali Amran kepada Syafrianto Rusli. Maka secara keseluruhan tim futsal menerima bonus dari berbagai pihak sebasar Rp100 juta lebih. Ini belum termasuk bonus yang akan ditetapkan KONI Sumbar untuk peraih medali PON.
Dipimpin Syafriantol Rusli, malam kemarin rombongan tim futsal meninggalkan Pekanbaru dengan perasaan berbunga-bunga. Salah satu cabor yang kurang diunggulkan KONI tetapi mampi menyumbang medaliemas. (011)

Categorised in:

No comment for RAIH EMAS PON : Futsal Sumbar Jawara Sejati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>