Rampung Jalani Pemeriksaan di KPK, Ini Penjelasan Gubernur Jambi

Gubernur Jambi, Zumi Zola (antara foto)

JAKARTA – Gubernur Jambi, Zumi Zola rampung diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Jambi. Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka anak buahnya, Saifuddin.

Usai diperiksa, Zumi Zola mengakui memang pernah memberikan perintah terhadap anak buahnya. Namun, kata Zola, perintahnya itu untuk menjalankan tugas sesuai prosedur yang berlaku.

“Saya menanggapinya bahwa saya sebagai atasan kan memberi perintah. Perintahnya adalah menjalankan tugas sesuai dengan prosedur yang berlaku. Tidak menyalahi aturan,” kata Zumi di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (5/1).

Zumi mengklaim tidak pernah memberikan instruksi kepada Saifuddin untuk melakukan perbuatan suap. Menurutnya, dengan perbuatan anak buahnya telah mempermalukan citra Pemprov Jambi di publik.

“Nah permalukan itu begini ini (suap). Permalukan ‎itu jangan menyalahi aturan kalau menyalahi aturan ya permalukan artinya,” terangnya.

Zumi juga berdalih tidak mengetahui asal muasal pemberian uang dugaan suap kepada anggota DPRD untuk mengesahkan RAPBD. Kata Zumi, proses suap menyuap tersebut merupakan inisiatif anak buahnya, Saifuddin. “Inisiatif itu. Silahkan tanyakan ke penyidik,” pungkasnya kepada okezone.

Sejauh ini, KPK telah resmi menetapkan empat orang tersangka terkait kasus dugaan suap pembahasan dan pengesahan RAPBD Provinsi Jambi, tahun anggaran 2018. Keempatnya ditetapkan tersangka setelah tertangkap tangan oleh tim satgas KPK. (aci)

Loading...
BAGIKAN