Ratusan Hektare Tanaman Padi di Sawahlunto Gagal Panen Akibat Kemarau

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

SAWAHLUNTO – Sekitar 208,3 hektare tanaman padi di Sawahlunto gagal panen akibat kemarau sejak Mei lalu. Sebagian besar kondisi tersebut terjai di Kecamatan Talawi.

“Mudah-mudahan saja kemarau ini cepat berlalu, sehingga sawah yang masih dalam proses panen bisa diselamatkan,” ujar Kepala Bidang Pertanian Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Kehutanan Sawahlunto, Heni Purwaningsih, Rabu (5/10).

Heni mengatakan, dari 1.680 hektare hamparan sawah di Sawahlunto, 954 hektare merupakan tadah hujan. Jadi, kondisi lahan sawah sangat bergantung dengan air hujan.

Dilema yang terjadi sekarang, walau 726 hektare sawah yang sumber air dialiri dengan irigasi, tapi dengan kemarau terjadi dalam beberapa bulan terakhir air sungai pun berkurang.

Sementara sekitar 57 hektare sawah di Kecamatan Barangin ditunda proses tanamnya. Saluran irigasi sudah selesai diperbaiki, tetapi air tidak ada karena kemarau. Akibatnya, musim tanam Mei hingga Oktober 2016 ditunda. (mardison)