Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan, Sumbar Butuh Helikopter

Ilustrasi (antara foto)
Ilustrasi (antara foto)

PADANG – Peralatan minim, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar kesulitan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Untuk itu, BPBD Sumbar berharap ke depan punya helikopter sendiri untuk memadamkan api.

“Kita hanya miliki mobil jadi susah untuk ke perbukitan untuk memadamkan api,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Sumbar, Nasridal Patria, Jumat (30/9).

Menurutnya, kebutuhan peralatan seperti helikopter untuk kondisi topografis Sumbar sangat mendesak. Selain memiliki medan yang berbukit, jarak antara akses jalan dengan lahan terlalu jauh.

“Kita sangat butuh, heli untuk memadamkan api, tapi kalau pakai heli butuh biaya besar, jadi saat ini perlu manfaatkan alat seadanya,” ulasnya.

Dengan kondisi seperti itu, jika karhutla tidak dapat terkendalikan lagi, BPBD Sumbar akan segera melaporkan hal itu ke BNPB Pusat. Dengan itu berharap ada bantuan dari BNPB.

“Jika nanti memang ada kebakaran yang tidak terkendali, ya terpaksa kita lapor ke pusat saja, sebab kita sangat keterbatasan,” sebutnya. (yose)