Berita Singgalang | Utama

Rp7,4 Miliar untuk Revitalisasi Pasar

Tanggal 08 November 2012

PADANG – Kabupaten/kota di Sumbar yang menerima Anggaran Revitalisasi Pasar 2012 sebesar Rp7,4 miliar diminta untuk melaporkan kegiatan realisasinya pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumbar.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sumbar, Zaimar, mengatakan, hingga saat ini, dari tujuh kabupaten/kota yang menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk revitalisasi pasar 2012, hanya dua kabupaten yang memberikan laporan, yakni Pesisir Selatan, dengan alokasi Rp120 juta dan Pasaman Barat Rp104 miliar.
“Sedangkan yang lima kabupaten/kota lainnya yang menerima dana tersebut belum memberikan laporan realisasi kegiatannya pada kami hingga saat ini,” kata dalam perbincangannya dengan Singgalang di kantornya, Jalan Padang Pasir, Padang, Rabu (7/11).
Adapun lima kabupaten/kota yang belum memberikan laporan realisasi kegiatannya itu antara lain Kabupaten Dharmasraya, dengan alokasi dana Rp919 juta. Selain itu, Kabupaten Padang Pariaman, dengan alokasi dana Rp121 juta, Sijunjung Rp105 juta, Kabupaten Solok Rp985 juta dan Solok Selatan Rp101 juta.
Padahal, tambah Zaimar, laporan realisasi itu akan dievaluasi oleh Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4). “Jadi, sebaiknya kabupaten/kota yang menerima dana revitalisasi pasar tersebut melaporkan realisasi kegiatannya itu. Nanti diteruskan pada Kementerian Perdagangan untuk dievaluasi,” terang Zaimar.
Kendati demikian, lanjut Zaimar, alokasi DAK untuk kegiatan revitalisasi pasar untuk Sumbar tahun 2013 meningkat cukup signifikan, sebesar 25 miliar. Dana itu dialokasikan untuk 14 kabupaten/kota yang ada di daerah ini. Kabupaten/kota itu antara lain Lima Puluh Kota sebesar Rp962 juta, Agam Rp950 juta, Mentawai Rp1,53 miliar.
Kemudian Padang Pariaman Rp1,08 miliar, Pesisir Selatan Rp2,4 miliar, Sijunjung Rp2,1 miliar, Kabupaten Solok Rp2,1 miliar, Tanah Datar Rp836 juta. Selain itu Bukittinggi Rp836 juta, Kota Pariaman Rp827 juta, Pasaman Barat Rp1,8 miliar, Dharmasraya Rp1,9 miliar dan Solok Selatan Rp1,02 miliar.
Disampaikannya, berdasarkan aturannya, terdapat beberapa kategori daerah yang mendapatkan dana revitalisasi pasar tersebut. Kategorinya antaralain, pasar di daerah tertinggal, pasar di daerah yang terkena bencana alam seperti gempa bumi. pasar di daerah yang terletak di perbatasan negara.
Selain itu, pasar yang terdapat di daerah terpencil dan pasar di daerah yang memiliki kemampuan fiskal terbatas seperti daerah yang memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang kecil. “Kita harapkan ke depan kabupaten/kota yang mene rima untuk memberikan la poran kegiatan secara rutin,” tutup Zaimar. (404)

Leave a Reply

 
Advertise Here
Advertise Here

Pojok

  • + Gubernur Riau bacaruik pungkang
    - Raso tagak di balai kami pak gubernur
    + Band Bimz ingin langit biru di Riau
    - Ijau buliah langik tu, gubernur se pacaruik