Rupiah Tertekan ke Rp13.588/USD, Menanti Kebijakan Terakhir The Fed

Ilustrasi. (okezone)

JAKARTA – Penguatan dolar Amerika Serikat (AS) di tengah penantian pengumuman kebijakan suku bunga The Federal Reserve, telah menekan pergerakan Rupiah. Pengumuman kebijakan ini, sekaligus menjadi kebijakan yang diambil Gubernur The Fed Janet Yellen.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Rupiah pada perdagangan spot exchange rate di pasar Asia melemah 14 poin atau 0,1% menjadi Rp13.588 per USD. Pagi ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp13.587-Rp13.605 per USD.

Sementara Yahoofinance mencatat Rupiah melemah 18 poin atau 0,13% menjadi Rp13.585 per USD. Dalam pantuan Yahoofinance, Rupiah bergerak dalam rentang Rp13.565 per USD hingga Rp13.591 per USD.

The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga ketiga pada tahun ini. Menurut alat FedWatch CME Group, ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga Fed pada Desember mencapai 100%. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,26% menjadi 94,109 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,17 dari USD1,17, dan pound Inggris turun menjadi USD1,33 dari USD1,33. Dolar Australia meningkat menjadi USD0,75 dari USD0,7535.

Dolar AS dibeli 113,55 yen Jepang, lebih tinggi dari 113,47 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9920 franc Swiss dari 0,9907 franc Swiss, dan naik tipis menjadi 1,2875 dolar Kanada dari 1,2847 dolar Kanada. (aci)

Loading...