Rutin Donor Darah Menurunkan Risiko Serangan Jantung

Ilustrasi (Foto: Rockstarresearch)
Ilustrasi (Foto: Rockstarresearch)

APAKAH Anda pernah berpikir sejenak mengenai kebaikan darah untuk diri Anda? Darah sangat berguna untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh termasuk otak. Pentingnya darah untuk tubuh mengharuskan kita untuk menjaga jumlah darah di dalam tubuh.

Menurut data dari Palang Merah Amerika, setiap dua detik seseorang membutuhkan darah dan lebih dari 41.000 kantong darah dibutuhkan setiap harinya. Untuk itu, beruntunglah Anda yang masih memiliki cukup darah di dalam tubuh untuk membantu sistem bekerja. Sebab, banyak orang di luaran sana tidak seberuntung Anda karena kekurangan pasokan darah.

Setiap 14 Juni diperingati sebagai Hari Donor Darah Sedunia. Tahukah Anda bahwa mendonor darah ternyata membawa efek positif bagi tubuh. Maka dari itu, jangan ragu untuk mendonorkan darah Anda selagi ada kesempatan.

Inilah manfaat-manfaat yang bisa diperoleh dari mendonor darah seperti yang dikutip dari Time, Rabu (14/6/2017).

Darah mengalir lebih baik

“Jika darah memiliki viskositas tinggi atau hambatan untuk mengalir, ia akan mengalir seperti tetes tebu ke seluruh tubuh,” kata Phillip DeChristopher, M.D., Ph.D., direktur bank darah Loyola University Health System. Menyumbang darah secara berulang dapat membantu aliran darah menjadi lebih baik.

Donor darah bisa merusak lapisan pembuluh darah yang menyebabkan penyumbatan sehingga penyumbatan arteri menjadi lebih sedikit. Berdasarkan hal itu, American Journal of Epidemiology mengatakan kemungkinan 88% orang yang mendonor darah peluangnya lebih kecil untuk terkena serangan jantung.

Mendapatkan check-up mini

Sebelum menjalani donor darah, terlebih dahulu Anda harus diperiksa suhu, denyut nadi, tekanan darah, dan kadar hemoglobin. Dengan pengecekan itu secara tidak langsung Anda mendapatkan informasi mengenai kesehatan. Terlebih, saat darah yang Anda sumbangkan sudah terkumpul, darah Anda terlebih dahulu dites apakah mengandung virus tertentu sebelum diberikan kepada yang membutuhkan.

Tes terhadap darah dapat memberitahu penyakit apa yang mungkin saja Anda derita. Apabila darah Anda tidak ditolak, Anda bisa tenang karena berarti tubuh Anda sehat.

Zat besi seimbang

Orang dewasa umunya memiliki 5 gram zat besi di dalam tubuh. Kebanyakan zat besi berada di sel darah merah dan sumsung tulang. Ketika menyumbangkan satu kantong darah, Anda kehilangan sekitar seperempat gram zat besi yang bisa diisi ulang dari makanan yang diasup setelah menyumbang darah.

Hal itu bagus karena kebanyakan zat besi tidak baik untuk pembuluh darah. Hidup lebih lama Selain sebagi bentuk kebaikan untuk orang lain, donor darah juga membuat Anda hidup lebih lama. Sebuah studi di Health Psychology menemukan bahwa orang yang mendonorkan darahnya secara signifikan mengurangi resiko kematian hingga empat tahun kemudian. Harus selalu diingat menurut palang merah menyumbangkan darah bisa menyelamatkan nyawa hingga tiga orang. (aci)

agregasi okezone1