Saat Karyawan Telkomsel Menjadi ‘Guru’ di SD Tanjung Pauh

Kondisi sekolah dasar Tanjung pauh yang lokasinya didekat rawa, namun siswa dan guru sekolah ersebut tetap antusias menuntut dan memberikan ilmu pendidikan. (*)
Kondisi sekolah dasar Tanjung pauh yang lokasinya di dekat rawa, namun siswa dan guru sekolah tersebut tetap antusias menuntut dan memberikan ilmu pendidikan. (*)

PEKANBARU – Bagian dari bentuk kepedulian Telkomsel kepada dunia pendidikan, dilakukan program Mercusuar(Mengajar Caraku Untuk Selalu Belajar). Kegiatan ini merupakan program khusus bagi karyawan Telkomsel yang bersedia secara sukarela untuk mengajar tanpa harus menyesuaikan dengan latar belakang pekerjaan dikantor maupun bidang pendidikan yang disandang.

Untuk tahap awal program ini menyasar ke sejumlah SD di seluruh Sumatera dengan materi yang berisi motivasi bagi murid tentang cita cita yang ingin mereka raih dan bagaimana cara meraih cita cita tersebut. Melalui program ini karyawan Telkomsel secara sukarela mendaftarkan diri untuk mengajar dan materi yang diajarkan lebih kepada memotivasi para siswa didik agar lebih giat belajar dan percaya diri untuk meraih cita-cita.

Seperti yang dilakukan kali ini, tim Mercusuar Regional Sumbagteng menyambangi SD Tanjung Pauh yang terletak di Desa Bonai Rokan Hulu, Riau. Sekolah ini juga membantu muridnya yang kurang mampu dengan memberikan bebas biaya sekolah.

Lebih dari 50 murid mendapatkan pelajaran tentang pengalaman belajar semasa kecil, harapan dan cita-cita jika besar nanti hingga motivasi agar tetap semangat belajar.

Murid SD Tanjung Pauh menempati ruangan terbatas dengan kondisi sekolah yang kurang layak. Hanya tersedia 2 ruangan yang terdiri dari kelas 1 hingga kelas 6. Seluruh gurunya tidak mendapatkan honor dari bakti mereka dalam memberikan ilmu kepada seluruh murid. Kalau pun ada itu pun didapat dari bantuan pemerintah kabupaten walaupun tak setiap bulannya.

Dalam kunjungan Telkomsel tersebut, para guru dan kepala sekolah mengapresiasi program Mercusuar yang dilakukan oleh Telkomsel. Merekaberharap kunjungan ini berdampak positif bagi anak didik dan memberikan dorongan kepada perusahaan lain untuk dapat juga melihat sisi lain dari perjuangan pendidikan anak bangsa ini dalam mengejar cita-cita mereka terutama sekolah di pinggir kota yang membutuhkan donasi.

GM Human Capital Management Area Sumatera Ardi Afriady mengatakan, Telkomsel sengaja membuat program Mercusuar dengan tujuan agar murid SD bisa mendapatkan insight tidak sekadar pelajaran formil yang mereka terima sehari-hari. Materi yang diberikan lebih kepada memberikan pemahaman dan motivasi kepada mereka agar tetap yakin bahwa siapapun bisa meraih cita-cita dan salah satunya adalah dengan rajin belajar.

Sebelum mengajar karyawan Telkomsel juga diberikan pembekalan khusus tentang materi yang akan disampaikan. Hal ini bertujuan agar para siswa yang diajar bisa memahami dengan baik pesan yang ingin disampaikan oleh “guru” dari Telkomsel.

Kedepannya program Mercusuar tidak hanya mengajar pada tingkat SD, namun juga ke berbagai jenjang pendidikan termasuk kalangan mahasiswa maupun professional. Tentunya materi yang disampaikan akan disesuaikan dengan objek siswa yang akan diajar oleh tim guru sukarela dari Telkomsel.

“Kami harap program ini bisa bermanfaat untuk anak didik kita, agar mereka bisa memahami bahwa untuk mencapai tujuan tentu harus dilakukan secara sungguh-sungguh salahsatunya adalah belajar dengan rajin,” pungkas Ardi. (rahmat)