Toko Taki
Menu Click to open Menus
Home » Hukum & Kriminal » Saksi Jaksa Mencabut Keterangan di BAP

Saksi Jaksa Mencabut Keterangan di BAP

(19 Views) January 26, 2012 6:52 am | Published by | No comment

SIDANG MEMASUKI KAWASAN HUTAN TANPA IZIN

Koto baru – Singgalang Sidang dugaan menduduki kawasan hutan tanpa memiliki izin pinjam pakai dari Menteri Kehutanan, kecuali berdasarkan izin usaha pertambangan dari Bupati Solok Selatan digelar di Pengadilan Koto Baru, Solok, Selasa (24/1). 

Dr. Maqdir Ismail, Dasril Affandi, Sutejo Kurniawan, Muhammad Ikhsan, M Wishnu Prio Wibisono, selaku Penasihat Hukum (PH) terdakwa Novara Soeriawidjaja dan Chandra (terdakwa I dan terdakwa III) menyatakan bahwa secara hukum dakwaan jaksa tidak terbukti. “Karena saksi jaksa penuntut yaitu Bari Naldi (Nandi) hanya dengar-dengar saja dan fakta tak dilihat, tak dialami dan tidak didengar langsung oleh saksi (testimonium de auditu),” kata Maqdir Ismail.
Setelah sidang berjalan beberapa saat, saksi Bari Naldi (Nandi) mencabut BAP No 21 yang pernah dia berikan tahun lalu 2011.
Sebagaimana dinyatakan oleh saksi Bari Naldi (Nandi) dalam BAP No 21 tertanggal 25 Juni 2011 bahwa ada kegiatan 1 unit excavator mulai bekerja di lokasi PT CSG membersihkan aliran sungai dari batu-batu besar supaya memudahkan pasir yang ada di dalam sungai tersebut disedot oleh mesin dompeng/penyedot dalam mencari emas.
Sidang membutkikan bahwa saksi sebenarnya tidak pernah melihat sendiri, atau mengetahui langsung penggunaan peralatan untuk memindahkan sungai dan meratakan jalan untuk eksplorasi. Bari Naldi (Nandi) tidak melihat langsung Novara dan Chandra bekerja di lapangan.
“Dengan dicabutnya BAP No 21 oleh saksi Bari Naldi (Nandi), maka tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh Novara S. dan Chandra,” kata Maqdir Ismail kepada Singgalang usai sidang.
“Hal lain yang juga penting hasil persidangan, bahwa izin dari Bupati untuk melakukan eksplorasi sudah ada dan sudah diperpanjang pada waktu Pak Novara dan kawan kawan ditangkap dan ditahan polisi. Izin pinjam pakai areal hutan sedang diurus dan ada klarifikasi dari Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar,” tambah Dasril Affandi salah satu PH Novara dan Chandra.
Dari persidangan yang telah berjalan secara marathon sejak Oktober 2011 terkesan ada pihak-pihak yang mengatur karena Novara S. dan Chandra bekerja di areal IUP PT Cahaya Selatan Gemilang (PT CSG) baru 5 hari di sana sekitar 18 Juni 2011. Mereka didatangi sekelompok orang yang terdiri dari satu keturnan China dengan membawa kamera dengan didampingi serta ditemani aparat.
Salah satu aparat bernama Theo mengaku dari Polda Sumatra Barat, dan saat didekati Novara dan Chandra, Theo selalu menutupi wajahnya dengan jaket. Selain itu terlihat dua apaarat kepolisian berpakaian dinas lengkap dengan pistol dan di lengan bajunya tertulis Polres Solok Selatan. Yang aneh adalah selama kedatangan sekelompok orang China dan aparat kepolisian di lapangan dan ditemui Novara dan Chandra, tidak ada teguran yang dilayangkan kepada Novara dan Chandra sebagaimana umum nya berlaku bila seseorang melakukan kesalahan ataupun pelanggaran.
Setelah persidangan berkali kali (sidang ke-11 kali), semakin terlihat bahwa Novara dan kawan-kawan telah bekerja, melakukan segala sesuatunya di areal IUP PT Cahaya Selatan Gemilang sesuai izin Bupati Solok Selatan dan ketentuan yang berlaku. Persiapan untuk melaksanakan eksplorasi sah-sah saja, sehingga tidak terbukti ada pelanggaran yang dilakukan oleh Novara S. dan Chandra.(209)

Categorised in:

No comment for Saksi Jaksa Mencabut Keterangan di BAP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>