Satu Keluarga di Limapuluh Kota Berbisnis Sabu

Ilustrasi (okezone.com)
Ilustrasi (okezone.com)

SARILAMAK – Sat Narkoba Polres Limapuluh Kota mengungkap praktik jual-beli dan transaksi narkoba yang dilakukan oleh satu keluarga.

Pelakunya yakni “RV” (33), warga Balai Talang, Kecamatan Guguak, Limapuluh Kota. “RV” ditangkap, bersama dua rekannya. Sebelum ditangkap polisi, orangtua pria ini juga dicokok tim gabungan Polres Limapuluh Kota dan Payakumbuh beberapa waktu lalu.

“Jadi, ibu dan ayah pelaku, sebelumnya juga jadi tersangka dalam kasus sabu. Mereka adalah “I” (56) dan “SY” (63),” kata Kapolres Limapuluh Kota AKBP Haris Hadis, kepada Singgalang, Jumat (28/4) tadi malam.

Menurut Kapores Limapuluh Kota AKBP. Haris Hadis didampingi Kasatnarkoba Iptu Zul Andri dan KBO Satresnarkoba Iptu. Togap Silalahi, tersangka “RV” ditangkap disebuah tempat pencucian sepeda motor di Jorong Guntung, Kenagarian Banja Laweh, Kecamatan Bukit Barisan, Kamis (27/4) sekira pukul 16.30 Wib.

Dari tangan RV yang pernah dihukum 1,5 tahun penjara karena kasus yang sama, ditemukan Barang Bukti (BB) sabu sebanyak 2 paket kecil yang dibungkus dengan plastik bening disimpan didalam tangan sebelah kanannya.

Setelah dilakukan pengembangan penyidikan dari mulut RV diperoleh bahwa sabu-sabu itu telah dijualnya kepada FS (30) warga Jorong Bukik Bulek, Kenagarian Banja Laweh, Kecamatan Bukik Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota.

Selang beberapa waktu kemudian, Tim Opsnal Satrenarkoba Polres Limapuluh juga berhasil menciduk YW (43) warga Jorong Guntuang, Kenagarian Banja Laweh, Kecamatan Bukik Barisan, Kabupaten Kota.

Dari tangan ketiga tersangka pengedar sabu-sabu itu berhasil disita barang bukti 9 paket sabu kecil, 2 paket sabu kecil seberat 1 gram senilai Rp.1.400.000. (bayu)