Saudagar Berbudi Rang Koto Anau

abdullatif1

Oleh Zusneli Zubir, Balai Pelestarian Nilai Budaya Sumatera Barat

Dunia enterpreneur Minangkabau sampai kini merupakan jenis wirausaha yang lebih dekat dengan konsep pedagang daripada pengusaha dalam kapitalis. Galeh atau dibahasakan menjadi galas, mulanya bergerak di tingkat menengah ke bawah, sehingga orientasi saudagar tidak mengutamakan modal yang besar, melainkan usaha mencari makan dan memenuhi tuntutan sosial.

Ketika banyak orang membicarakan kehidupan saudagar Minang tempo dulu, tentu digambarkan dengan realitas pesisir pantai Barat Sumatera. Rupanya anggapan ini, tidak seluruhnya benar. Sebagian dari mereka bergerak di sektor perdagangan rempah, tekstil, bahkan dunia perbankan.

Meskipun mengadu untung di rantau pesisir, rupanya dirunut dari asal-muasal mereka, ada juga yang berasal dari kawasan Darek dan Rantau Minangkabau. Salah satu tokoh yang tenggelam dalam hiruk pikuk kehidupan saudagar masa kini adalah Abdul Latif.