“Saya Mencium Bau Bangkai”

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

SARILAMAK – Mayat bayi yang diduga dimutilasi itu pertama kali ditemukan oleh warga. Menek (44) mengaku mencium bau bangkai.

“Saya berjalan kaki di sudut kampung dengan tujuan pergi ke lahan pertaniannya. Setiba di depan rumah Janawar, warga sekitar, ada aroma tidak sedap seperti bau bangkai,” katanya, Rabu (26/10).

Setelah dicari asal-usul aroma tak sedap itu, jantung Menek serasa mau copot. Darahnya berdesir dan mukanya pucat pasi. “Saya lihat, ada tubuh anak kecil terpotong-potong di dalam plastik,” cerita Menek, kepada Kapolsek Luhak AKP Julianson.

Lanjut cerita, Menek pun berteriak minta tolong kepada warga lainnya. Ia mengabarkan temuannya tersebut ke seisi kampung. Warga pun berduyun-duyun menuju tempat kejadian peristiwa (TKP) dan melaporkan temuan tersebut ke anggota Bhabinkamtibmas Polsek Luhak, Resor Payakumbuh. (bayu)