Sejak Dua Tahun Terakhir PPP Sumbar Empat Kali Muswil

PADANG – Sejak dua tahun terakhir PPP Sumbar sudah empat kali melaksanakan Musyawarah Wilayah (Muswil) ke VIII untuk menentukan ketua baru. Dua kali tahun 2015, dan dua kali 2016. Kedua kubu PPP, Djan Faridz dan Romahurmuziy, saling berebut Muswil guna memimpin PPP Sumbar tersebut.

Di 2015 dilaksanakan PPP Sumbar versi Romahurmuziy (ketum DPP) satu kali, dan oleh PPP Sumbar versi Djan Faridz sekali.

Di 2016 pun demikian, Muswil ke VIII dilaksanakan lagi oleh PPP Sumbar versi Romi (panggilan Romahurmuziy) 22 Juli lalu di Hotel Bumiminang dengan membatalkan Muswil 2015.

Sementara itu Selasa (20/9) PPP versi Djan Faridz juga melaksanakan Muswil VIII karena tidak mengakui hasil muswil sebelumnya.

Ketua PPP Sumbar Yulfadri Nurdin ketika diminta komentarnya mengatakan menanggapi dengan santai.

“Itu menandakan PPP partai besar, jadi banyak peminatnya,” kata Wakil Bupati Solok itu.

Muswil sebelumnya versi Romi, diselenggarakan atas nama Yulfadri Nurdin selaku Ketua PPP Sumbar yang sah. Di Muswil versi Djan Faridz juga dilaksanakan atas nama Yulfadri Nurdin. Hal itu juga ditanggapinya dengan biasa.

“Karena kami ingin kader PPP satu, tidak terpecah belah,” ujar Yul lagi.

Kenyataan ini jelas membantah statemen Ketum Romahurmuziy pada muswil sebelumnya yang mengatakan setelah tidak akan ada lagi muswil lagi kecuali Muswil ke IX, yang tentunya akan dilaksanakan lima tahun. (defil)