Sejumlah Negara Larang Penjualan Mobil Bensin dan Diesel Mulai 2040

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

BEKASI – Beberapa negara di dunia berencana mengeluarkan aturan tentang larangan penggunaan bahan bakar fosil sebagai sumber tenaga untuk kendaraan bermesin bensin dan diesel mulai 2040. Tujuannya yaitu untuk membersihkan udara di negara tersebut.

Sebagai gantinya pemerintah di masing-masing negara mendorong pabrikan untuk memproduksi dan menawarkan kendaraan ramah lingkungan bertenaga listrik.

Di Indonesia sendiri sepertinya belum akan mengeluarkan aturan yang sama. Mengingat saat ini pemerintah masih mengodok soal mobil listrik dan peralihan standar emisi kendaraan dari Euro2 ke Euro4.

“Yang saya tahu pemerintah Indonesia itu enggak mau ketinggalan dengan Thailand karena Thailand sudah mulai menyiapkan fasilitas industri automotif yang listrik. Kita itu melihatnya enggak langsung ke Eropa tapi ke Thailand,” ujar Ketua III Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Rizwan Alamsjah, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, ketika ditanya apakah Indonesia ketinggalan dalam hal aturan larangan penggunaan mesin bensin dan diesel, Rizwan menjawab, “Justru bukan ketinggalan malah takut ketinggalan makanya dari sekarang mulai dipikirkan soal mobil listrik.”

Untuk diketahui, pemerintah Inggris akan mengumumkan pelarangan penjualan mobil yang menggunakan mesin bensin dan diesel mulai 2040. Tujuan dari pelarangan penjualan mobil yang ditenagai mesin konvensional ini adalah untuk membersihkan udara Inggris dari polusi.

Mobil-mobil yang dipasarkan nantinya harus menggunakan motor listrik. Bahkan, mobil hybrid pun masuk dalam skema kendaraan yang bakal dilarang dijual mulai 2040 di Inggris.

Dengan diberlakukannya aturan ini praktis hanya ada mobil listrik yang akan beredar di Inggris pada 23 tahun mendatang.

Prancis menargetkan bebas emisi karbon pada 2050. Untuk mewujudkan ambisi tersebut, mulai 2040 Prancis akan menghentikan penjualan mobil berbahan bakar bensin dan diesel. Pemerintah Prancis akan memberikan solusi bagi produsen mobil terkait rencana penghentian penjualan mobil berbahan bakar fosil. Investasi yang dikeluarkan juga untuk mendukung pengurangan kendaaan bermesin konvensional.

Saat ini mobil berbahan bakar fosil, baik bensin maupun diesel, masih mendominasi penjualan di Prancis. Selama paruh pertama 2017, sebanyak 95,2 persen mobil yang terjual bermesin konvensional. Sisanya, 1,2 persen bertenaga listrik murni dan 3,5 persen merupakan mesin hybrid.

China mempertimbangkan untuk menghentikan penjualan kendaraan berbahan bakar minyak. Otoritas terkait di negara itu sedang mempelajari kapan waktu yang tepat untuk mulai pelarangan penjualan mobil berbahan bakar fosil.

Sebelum menerapkan aturan tersebut, China menggenjot penjualan kendaraan bermotor listrik, dari mulai hybrid hingga full electric. Pemerintah menargetkan penjualan mobil-mobil ramah lingkungan itu setidaknya mampu nenembus lima besar dari total penjualan pada 2025. (aci)

agregasi okezone1