Sempat Hantam Bengkel, Truk Sawit Masuk Jurang di Pendakian Guguak

 Kondisi truk pengangkut Sawit sangat parah setelah terjun ke jurangn di pendakian Sari Manggis Guguak, Solok, Jumat (24/2) dini hari.(rusmel)
Kondisi truk pengangkut Sawit sangat parah setelah terjun ke jurangn di pendakian Sari Manggis Guguak, Solok, Jumat (24/2) dini hari.(rusmel)
AROSUKA  – Diduga lepas kontrol, sebuah truk sarat dengan muatan sawit masuk jurang  di pendakian Sari Manggis, kawasan Nagari Kotogadang Guguak, Kabuapten Solok. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa naas yang terjadi pada Jumat (24/2) dini hari itu, namun kondisi kendaraan pengangkut Sawit bewarna hitam itu sangat parah karena terjun ke jurang sedalam 10 meter lebih.
Informasi yang berhasil dikumpulkan Singgalang menyebutkan, kecelakaan tunggal itu yang menimpa truk Mitsubishi Colt DieseBA 9006 BU,  terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Dikemudikan Efni Rianson, (48), warga Pesisir Selatan. Truk yang melaju dari arah Padang  menuju Solok itu tiba-tiba hilang kendali begitu sampai di penurunan Sari Manggis, perisnya di jejejaran pedagang buah pinggir jalan raya Guguak.
Sejurus,  truk sawit tersebut oleng dengan kecepatan yang maki bertambah. Akibatnya sopir truk membanting setir ke arah sebelah kanan jalan. Namun sebelum masuk jurang, truk tersebut terlebih dulu menghantam bangunan bengkel milik Yunatra (53), warga setempat.
Beruntung,  pemilik bengkel cepat berlari dan berhasil menyelamatkan diri. Namun sebanyak 6 unit sepeda motor yang berada di bengkel tersebut tak pelak ikut dihondoh truk hingga masuk jurang.
Kapolres Solok Arosuka  melalui Kasat Lantas AKP Anggara Rustamyono mengatakan, dari hasil olah kejadian TKP sementara, penyebab kecelakaan tunggal itu diduga karena kelalaian pengemudi. Entah karena mengantuk, pengemudi tidak dapat mengendalikan truk bawaannya sendiri.
Di samping itu, volume muatan sawit yang tengah diangkut truk juga cukup berat,  mencapai sekitar 12 ton. “Dugaan sementara pengemudi hilang kendali dan lepas kontrol,” sebut Anggara Rustamyono, Jumat (24/2).
Dari hasil inventarisir sementara, akibat kecelakaan tunggal itu pemilik bengkel mengalami kerugian mencapai Rp30 juta lebih. Sedangkan truk mengalami kerusakan parah. “Kasus ini masih dalam pengembangan,” sebut Anggara. (rusmel)
2 Lampiran