Sempat Umumkan Pensiun dari Timnas, Messi: Itu Momen Paling Memalukan

Lionel Messi (net)
Lionel Messi (net)

MOSKOW – Kiprah Lionel Messi bersama Timnas Argentina memang berbanding terbalik jika dengan Barcelona. Sebab bersama Barca, Messi nyaris sudah meraih seluruh gelar bergenggsi. Sementara bersama Argentina, situasinya justru berbeda.

Ya, Messi dua kali gagal membawa Argentina meraih titel juara meski sudah tampil di partai final. Pertama ketika dikalahkan Jerman di final Piala Dunia 2014, kedua Messi kembali gagal memberikan gelar juara untuk Argentina setelah dibungkam Cile di final Coppa America.

Hal tersebut membuat kiprah Messi mendapatkan kritikan tajam dari para media di Tanah Kelahirannya tersebut. Tidak ingin terus-terusan disudutkan, Messi pun akhirnya memutuskan pensiun untuk memperkuat Argentina.

Namun bujukan Edgardo Bauza –pelatih Argentina saat itu– mampu membuat Messi mengurungkan rencananya tersebut. Messi pun akhrinya kembali memperkuat Argetina, bahkan menjadi pahlawan tim berjuluk La Albiceleste tersebut untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2018.

Mengetahui kondisi tersebut membuat Messi pun coba memberikan komentarnya. Pemain berjuluk La Pulga tersebut mengklaim keputusannya untuk pensiun dini dari Argentina merupakan momen paling memalukan yang pernah terjadi dalam kariernya sebagai pesepakbola profesional.

“Itu (pensiun dari Argentina) merupakan keputusan yang saya buat di tengah panasnya suasana. Akan tetapi saya merasa malu setelah mengatakan bahwa saya ingin kembali ke timnas (Argentina),” ucap Messi, seperti disadur dari Goal, Minggu (12/11).

“Pada usia 30 tahun, saya menikmati bermain di timnas dengan cara yang berbeda. Saya kini merasa lebih santai. Ketika orang-orang melemparkan kritik, saya menanggapinya dengan cara berbeda,” tuntas asli binaan akademi La Masia tersebut. (aci)

agregasi okezone1