Toko Taki
Menu Click to open Menus
Home » Daerah » Seorang Dosen di Pd.Panjang Ditahan Polres Bukittinggi

Seorang Dosen di Pd.Panjang Ditahan Polres Bukittinggi

(53 Views) September 29, 2012 6:18 am | Published by | No comment

BUKITTINGGI – Diduga memiliki kelainan seks (porno), seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang tercatat sebagai dosen tetap di salah satu Perguruan Tinggi di Padang Panjang harus meringkuk di rutan Polres Bukittinggi. 

Lelaki berinisial ‘NAF’, 30, warga Kubang Putiah, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam itu diduga telah memaksa ‘Y’, 14, pelajar kelas 2 SMP di Bukittinggi sebagai tempat pelampiasan nafsu birahinya.
Padahal ‘NAF’ dan ‘Y’ sama laki-laki. Perbuatan dengan memaksa sesama jenis itu dilakukan NAF di sebuah warnet.
Kapolres Bukittinggi melalui Kasat Reskrim, AKP Rendra Eko Cahyono didampingi Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), Iptu Yuniar Rahmawaty menjelaskan, pelaku sudah diamankan di Polres Bukittinggi karena pihak keluarga korban merasa tidak senang dengan perlakuan terhadap anak mereka.
Sehingga, begitu mengetahui apa yang telah terjadi pada anak mereka sesuai pengakuan Y, pelaku pun dijebak agar pihak keluarga korban bisa menyerahkan langsung pelakunya ke pihak kepolisian.
Kejadian ini berawal saat perkenalan pelaku dengan korban dari pertemanan di jejaring sosial facebook. Komunikasi mereka berlanjut hingga mengadakan pertemuan di salah satu warnet di Jalan Sutan Syahril, Bukittinggi pada Jumat (14/9) lalu.
Usut punya usut, ternyata pertemuan itu membuat remaja tanggung ini tak bisa berbuat apa-apa akibat ulah sang dosen. “Pelaku mengajak korban masuk ke salah satu kamar warnet yang disekat. Di sana pelaku langsung memutar film porno homosexual. Adegan pemaksaan pun kemudian terjadi, bahkan korban dipaksa memegang kemaluan pelaku,” sebutnya.
Pertemuan kembali terulang, Rabu (19/9) masih sekitar pukul 15.00 WIB. NAF kembali mengajak bertemu ditempat yang sama dengan berbagai jurus ancaman agar korban menuruti kemauan pelaku. Film porno kembali diputar.
Bekas ciuman di leher korban menjadi awal terungkap kasus pemaksaan tersebut. Ditambah pengakuan Y kepada orangtuanya. Selasa (25/9) diaturlah strategi agar mereka bisa bertemu kembali di tempat yang sama kembali. Akhirnya sekitar pukul 21.00 WIB, begitu korban dan pelaku bertemu, keluarga pun langsung mengantarkan pelaku Polres Bukittinggi untuk diproses secara hukum.
Sementara dari pengakuan pelaku, terungkaplah bahwa NAF memang memiliki kelainan seks sejak Sekolah Dasar (SD). Mungkin karena menderita kelainan seks itu, NAF belum berkeluarga hingga sekarang. Padahal untuk kemapanan hidup, pelaku sudah tercatat sebagai PNS dari tahun 2006. (303)

Categorised in:

No comment for Seorang Dosen di Pd.Panjang Ditahan Polres Bukittinggi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>