Soal Perusda PSM, Walikota dan DPRD Padang Saling Tuding

Gedung DPRD Padang. (net)
Gedung DPRD Padang. (net)

PADANG – Ketua Pansus Penyertaan Modal Perusda Padang Sejahtera Mandiri (PSM), Azirwan mengatakan, jangan dibilang DPRD tidak serius dalam melakukan pembahasan terkait Perusahaan Daerah (Perusda) Padang Sejahtera Mandiri (PSM) ini. Buktinya DPRD sudah melakukan pembahasan sebanyak dua kali untuk memberikan kesempatan Perusda PSM ini bagi Pemko Padang.

“Dalam hal ini tentunya kita selalu mengedepankan azas dan manfaatnya karena anggaran yang digunakan adalah uang rakyat, kenapa dibilang tidak serius, DPRD dalam melakukan pembahasan,” tegas Azirwan, Minggu (12/11/2017).

Dikatakan, Pansus sudah melakukan pembahasan dua kali, pembahasan pertama dari Pansus telah menolak usulan dari Perusda PSM ini yang mengusulkan tiga paparan yakni Modal Hotel dan Convention Center dengan modal Rp113,245 milliar, Modal Pengelolaan Perpakiran Rp21,687 milliar, Modal Transportasi Massal Rp23,455 milliar.

Ini terlalu besar anggarannya, tentunya harus mengedepankan azas dan manfaatnya untuk kota ini. Karena memanfaatkan anggaran daerah tentu harus disesuaikan dengan kemampuan daerah.

“Kita tunggu saja hasilnya di paripurna nanti, ” ujar politisi NasDem ini.

Sementara Wismar Pandjaitan, Ketua Fraksi Partai Perjuangan Bangsa DPRD Padang mengatakan, ada apa Pemko terlalu ngotot untuk penyertaan modal Perusda PSM ini.

Sebelumnya Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menyampaikan menyayangkan dan mempertanyakan sikap anggota DPRD Padang terkait belum disetujuinya anggaran penyertaan modal untuk Perusda PSM Padahal Perusda berlandaskan Perda yang disahkan oleh DPRD sendiri.

“Itukan Perda DPRD, saya hanya melanjutkan Perda tersebut. Ketika DPRD menyiapkan Perda tentang Perusda, kemudian kami disuruh  tindaklanjuti dan dibentuk,” ujar walikota.

Menurut Mahyeldi, Pemko Padang dinilai wajar meminta dukungan anggaran untuk penyertaan modal perusda PSM, sebab sudah menindaklanjuti Perda Perusda dengan membuat PSM.

Wako menyebut, DPRD terkesan bermain-main dengan Perusda PSM. Ditambahkannya, DPRD terlihat mempermainkan produk yang telah dibuat sendiri. (bambang)