SPFC Incar Posisi 6, Pusamania Bagus di Laga Tandang

Riko Simanjuntak dikawal pemain PBFC pada leg pertama Stadion Segiri, Samarinda, 20 Juli lalu (ist)
Riko Simanjuntak dikawal pemain PBFC pada leg pertama Stadion Segiri, Samarinda, 20 Juli lalu (ist)

PADANG – Kesempatan skuat Semen Padang FC kembali ke posisi enam klasemen Torabika Soccer Championship (TSC) terbuka. Syaratnya, harus mengalahkan Pusamania Borneo FC (PBFC), Jumat (11/11) di Stadion H. Agus Salim, Padang.

Kekuatan kedua kubu sama-sama tidak full team. Tuan rumah dipastikan tidak akan diperkuat il-capitano Hengki Ardiles yang masih berkutat dengan cedera lutut. Kemudian bek kanan Novan Setya Sasongko harus menepi pula akibat akumulasi kartu.

Posisi kedua pemain itu berkemungkinan besar ditempati Satrio Syam dan Fandri Imbiri. Fandry dalam dua laga terakhir bermain cukup taktis.

Juru taktik Kabau Sirah, Nilmaizar bakal kembali menggusung pakem 4-4-2. Satrio dan Fandry Imbiri di sektor dua bek. Sektor penjaga gawang, performa Jandia Eka Putra diharapkan kembali ke permainan terbaiknya.

Duet bek tengah satu nama, Cassio Fransisco de Jesus tidak bakalan tergantikan posisinya. Lalu dengan siapa Cassio kali ini diduetkan? Nil ada dua pilihan, Handi Ramdhan dan Agung Prasetyo. Dijamu Sriwijaya FC pekan lalu, Nil memainkan keduanya masing-masing separoh babak. Handi masuk starter, lalu di babak kedua giliran Agung berduet dengan Cassio.

Penghuni lapangan tengah Nil banyak pilihan. Ketika bertandang ke Palembang, Nil membangkudacangkan Lee Gil-Hoon. Rudi ditandemkan dengan Muamer Svraka. Rudi mampu mencetak gol dan sukses boyong satu poin dari Palembang itu.

Rudi kemungkinan kembali diturunkan bersama Muamer. Dua pemain sayap, Irsyad Maulana di kiri dan Riko Simanjuntak di kanan tampaknya dipertahankan Nil. Dua penyerang, Marcel Silva Sacramento kembali bakal jadi andalan Nil. Marcel akan di-suport Nur Iskandar.

“Kita ingin mendapatkan hasil bagus. Kita sudah intai permainan PBFC. Mudah-mudahan strategi membongkar lawan bisa dilakukan anak-anak besok,” kata Nil yang juga mewanti semua pemainnya fokus dalam bertahan maupun menyerang.

Kemudian bagaimana skema Pesut Etam? Racikan coach Dragan Djukanovic cukup mumpuni bila memainkan laga away. Terbukti, lima laga terakhir Ponaryo Astaman cs, mencatat tiga hasil kemenangan, satu imbang dan sekali kalah. Yang teranyar kala dijamu Persipura pekan lalu di Stadion Mandala, Jayapura taktikal Dragan Djukanovic mampu menahan serangan tuan rumah laga pun berakhir kacamata.

Bahkan saat bertandang ke markas Persija, Stadion Manahan Solo, Ponaryo Astaman cs, menang 2-0. Itu artinya, rekor away PBFC bagus.

Meskipun begitu, pelatih berkebangsaan Montenegro itu juga dipusingkan beberapa pilarnya tak bisa merumput, striker Edilson Tavares, serta Gerald Pangkali. Selain itu, Hendra Ridwan juga harus menepi karena dibekap cedera saat tampil sebagai pemain pengganti kontra Persipura. Striker lokal Lerby Eliandry masih bersama Timnas Indonesia.

Melihat situasi itu manajemen memanggil Fandi Ahmad yang sebelumnya ditinggal di Samarinda. Namun sederet pemain yang tidak kalah kualitas pun sudah disiapkan Dragan. Apalagi misinya ke Padang ini minimal bisa mencuri angka, bahkan tidak tertutup kemungkinan menjadi tim kedua menang di kandang Kabau Sirah.

Laga big match kedua kubu ini akan dipimpin wasit Adi Riyanto. Kick-off pukul 16.00 WIB dan disiarkan langsung Indosiar. (dede amri)