Suku Anak Dalam Kerap Lintasi Tanah Datar

Kapolsek Tanjung Emas Budi Hendra  menyerahkan pakaian dan makanan kepada Suku Anak Dalam. (bakhtiar danau)
Kapolsek Tanjung Emas Budi Hendra menyerahkan pakaian dan makanan kepada Suku Anak Dalam. (bakhtiar danau)

BATUSANGKAR – Suku Anak Dalam (SAD) dari Jambi kerap melintasi wilayah Kabupaten Tanah Datar, ketika mereka melakukan prosesi spritual melangun. Sebagai sesama manusia, Pemkab Tanah Datar berkewajibam pula untuk melayani mereka.

“Melayani saudara kita yang sedang melangun itu, bagian dari tanggung jawab sosial. Bila mereka melewati daerah kita, tentu kewajiban pula untuk menyantuni, terutama dari sisi sandang dan pangan, seperti yang selama ini dilakukan,” ujar Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja (Sosnaker) Tanah Datar Sri Lestari, kepada Singgalang, Selasa (4/10)  di Pagaruyuang.

Dikatakan, peristiwa terbaru melintasnya warga SAD dari Provinsi Jambi tercatat Sabtu kemarin. Sebanyak 19 warga SAD terdiri dari delapan dewasa dan sebelas anak-anak, melintasi sejumlah daerah di Tanah Datar, mulai dari Kecamatan Tanjuang Baru, Salimpauang, Sungai Tarab, hingga akhirnya ditampung di Mapolsek Tanjung Emas.

Menurut Sri, ke-19 warga yang sedang mengikuti prosesi melangun itu tiba di Kecamatan Tanjung Emas ketika hari mulai beranjak malam. Dinas Sosnaker bekerjasama dengan jajaran Polres Tanah Datar mengumpulkan mereka di Mapolsek Tanjung Emas.

“Di sini mereka kita fasilitasi untuk beristirahat. Atas dukungan keluarga besar Polres Tanah Datar, ke-19 warga itu disantuni dalam bentuk sandang dan pangan. Masyarakat sekitar juga turut berpartisipasi. Setelah beristirahat sejenak, mereka diantarkan ke daerah Sijunjung, di mana rekan-rekan mereka yang lain sudah menunggu,” jelas Sri. (musriadi)