Sumbar Jajaki Ekspor Komoditi ke Timur Tengah

Peti kemas. (antara)
Peti kemas. (antara)

PADANG – Wakil Gubernur Nasrul Abit melakukan penjajakan untuk melakukan eksport komoditi Sumbar ke negara Timur Tengah seperti daerah UEA (Uni Emirat Arab) dan Dubai.

“Peningkatan peluang ekspor Sumatera Barat merupakan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah ini,” kata Wagub ketika bertemu Dubes RI untuk UEA, Husin Bagis, di ruang kerja, Senin (16/10).

Pada kesempatan itu, Wagub Nasrul Abit didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Asben Hendri, Kepala Dinas Pertanian Chandra dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM.

Dari pembicaraan ringan dengan Dubes Husni Bagis diketahui terbuka peluang yang cukup besar terhadap produksi pertanian dan perkebunan, terutama untuk komoditi kopi, teh, minyak sirih nilam, cengkeh, lada hitam, lada putih, kulit manis, dan lainnya.

“Kita berharap ini dapat dimanfaatkan oleh dinas terkait dan para eksportir dalam memajukan komoditi Sumbar, sehingga ikut bersaing dalam ekspor dunia, karena diketahui komoditi kita dirasa sudah cukup baik dan bagus,” ungkapnya.

Husin Bagis mengatakan, soal ekspor komoditi pertanian ke Timur Tengah pastinya akan dapat diterima pasar di sana. Ia mengaku tidak akan terlalu sulit dalam pemasarannya, tidak seketat Eropa dan negara lainnya di dunia.

“Di Dubai masih bisa diterima dengan dan urusannya mudah. Karena itu kami dari kedubes akan mampu, segerakan saja lakukan koordinasi dalam kegiatan Regional Investmen Forum ini, dengan teman-teman eksportir kita yang ada di kawasan Timur Tengah ini,” tukuk Husin Bagis. (yose)