Tabrakan dengan Motor Guru, Pelajar SMA 3 Padang Panjang Tewas

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PADANG PANJANG – Seorang pelajar SMA 3 Padang Panjang, Riska Hariadi (17) tewas seketika, setelah motor yang dikendarainya bertabrak dengan motor lain di Jembatan Air Putih, Padang Panjang, Jumat (9/12).

Nyawa warga Koto Panjang itu tak tertolong akibat luka parah di sekujur tubuh, terutama di bagian kepala, setelah sempat terseret beberapa meter dan terbentur ke aspal.

Kasat Lantas Polres Padang Panjang, Iptu Yuneldi Chainir yang dihubungi, Jumat (9/12) sore menuturkan, kecelakaan itu berawal ketika korban yang melaju dari Sungai Andok ke arah Mifan.

Begitu melewati Jembatan Air Putih yang jalannya menurun dan sedikit berbelok, sepeda motor korban oleng, lalu bertabrakan dengan motor yang dikendarai Yuli Hastuti (51), guru SDN Sungai Andok.

Akibat tabrakan itu, tubuh Riska terseret beberapa meter. Helmnya terlepas, sehingga kepalanya membentur aspal. Korban mengalami luka parah di beberapa bagian tubuhnya, terutama di bagian kepala. Sedangkan Yuli hanya mengalami luka lecet pada kakinya.

Sejumlah pengendara lain yang melintas di TKP langsung memberikan pertolongan. Kedua korban dibawa ke RS Yarsi Padang Panjang. Riska kemudian dirujuk ke RSUP M. Djamil Padang. Meski sempat mendapat perawatan, kader BKPRMI Padang Panjang itu menghembuskan nafas yang terakhir. (jas)